Jumat, 24 April 2026

Apa Itu ChatGPT Images 2, Fitur Baru yang Dirilis Open AI, Bisa Desain Majalah Visual 2K

Pengembangan ini merupakan kelanjutan dari fitur generasi sebelumnya yang telah lebih dulu hadir di ChatGPT.

Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Rusaidah
Chatgpt
ChatGPT IMAGES2 -- Perusahaan teknologi OpenAI kembali menghadirkan inovasi terbarunya dengan merilis model pembuatan gambar berbasis kecerdasan buatan bernama ChatGPT Images 2. 

BANGKAPOS.COM -- Perusahaan teknologi OpenAI kembali menghadirkan inovasi terbarunya dengan merilis model pembuatan gambar berbasis kecerdasan buatan bernama ChatGPT Images 2.

Model ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, terutama dalam menghasilkan visual yang lebih kompleks, termasuk desain dengan struktur rapi seperti layout majalah profesional.

Pengembangan ini merupakan kelanjutan dari fitur generasi sebelumnya yang telah lebih dulu hadir di ChatGPT.

Baca juga: Penyebab Fay Nabila dan Rama Restu Bercerai Usai Hampir 3 Tahun Menikah, Sebut Kesepakatan Bersama

Salah satu pembaruan paling menonjol terletak pada kemampuan merender teks di dalam gambar yang kini jauh lebih presisi, mengatasi kelemahan yang kerap ditemukan pada versi awal.

Lewat ChatGPT Images 2, pengguna juga bisa menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi hingga 2K serta pilihan rasio aspek yang lebih beragam.

Fleksibilitas ini membuatnya cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari konten media sosial hingga materi presentasi dan desain profesional.

Tak hanya itu, model ini juga diklaim mampu menyusun desain majalah secara menyeluruh, mulai dari tata letak hingga elemen visual pendukung. Sistemnya bahkan dapat memanfaatkan informasi dari internet agar hasil gambar yang dibuat lebih relevan dan mengikuti perkembangan terbaru.

ChatGPT Images 2 hadir dalam dua varian, yakni Instant dan Thinking. Keduanya dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna, baik yang mengutamakan kecepatan maupun proses yang lebih mendalam dalam menghasilkan visual.

Selain pembaruan di sektor gambar, OpenAI juga mengembangkan layanan lain bernama Codex yang ditujukan untuk kebutuhan bisnis.

Melalui inisiatif Codex Labs, perusahaan ingin membantu organisasi memaksimalkan pemanfaatan AI dalam berbagai aktivitas kerja, seperti penyusunan dokumen, perencanaan, hingga analisis data.

Program ini melibatkan tim ahli yang akan bekerja langsung dengan perusahaan guna mengintegrasikan teknologi Codex ke dalam sistem kerja mereka.

Harapannya, produktivitas meningkat dan proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat.

Di sisi lain, pembaruan juga dilakukan pada widget ChatGPT di perangkat iPhone dan iPad agar lebih praktis dan nyaman digunakan.

Peluncuran ChatGPT Images 2 menjadi bukti langkah OpenAI dalam memperluas kemampuan AI, tidak hanya dalam pengolahan teks, tetapi juga dalam menciptakan visual yang semakin kompleks dan profesional.

Paket Langganan Baru

Bersamaan dengan itu, OpenAI turut memperkenalkan paket langganan terbaru untuk ChatGPT.

Paket ini dibanderol 100 dolar AS per bulan atau sekitar Rp1,6 juta, dan ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan akses lebih luas ke fitur Codex, yakni agen AI untuk membantu penulisan kode.

Kehadiran paket ini melengkapi pilihan yang sudah ada sebelumnya, di antara paket Plus seharga 20 dolar AS (sekitar Rp320 ribu) dan paket Pro sebesar 200 dolar AS (sekitar Rp3,2 juta) per bulan.

Codex sendiri merupakan fitur dalam ChatGPT yang dirancang untuk membantu pengguna membuat, memahami, hingga memperbaiki kode pemrograman. Tingginya kebutuhan terhadap fitur ini, khususnya untuk pekerjaan yang lebih kompleks, menjadi alasan utama peluncuran paket baru tersebut.

Melalui paket 100 dolar AS, pengguna mendapatkan kapasitas penggunaan Codex hingga lima kali lebih besar dibandingkan paket Plus. Sementara paket 200 dolar AS menawarkan kapasitas hingga 20 kali lipat.

Tak hanya itu, pelanggan paket Pro juga memperoleh akses ke berbagai fitur unggulan lainnya, termasuk model Pro serta penggunaan tanpa batas untuk model Instant dan Thinking.

Sebagai bagian dari peluncuran, OpenAI memberikan promo terbatas. Hingga 31 Mei 2026, pelanggan paket 100 dolar AS bisa menikmati peningkatan penggunaan Codex hingga 10 kali lipat dibandingkan paket Plus.

Selain menambah opsi langganan, penyesuaian juga dilakukan pada paket Plus. Kini, penggunaan Codex difokuskan pada distribusi sesi sepanjang minggu, bukan penggunaan intens dalam satu hari, guna menjaga stabilitas pengalaman pengguna.

Langkah ini membuat struktur harga OpenAI semakin kompetitif dan sejalan dengan layanan serupa dari Anthropic.

Dengan berbagai pembaruan ini, OpenAI berharap dapat menjangkau lebih banyak kalangan profesional, khususnya di bidang pengembangan perangkat lunak yang membutuhkan dukungan AI secara intensif.

Disclaimer: Perhitungan kurs menggunakan estimasi Rp16.000 per 1 dolar AS dan dapat berubah sewaktu-waktu.

(Tribunnews.com/Bangkapos.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved