TOPIK
Perundungan Siswa di Bangka
-
AH (16), siswa yang menjadi korban perundungan di pondok pesantren Kabupaten Bangka pada Sabtu (11/4/2026) lalu mengaku takut.
-
Kronologi lengkap perundungan (bully) yang terjadi di sebuah pondok pesantren Kabupaten Bangka pada Sabtu (11/4/2026)
-
Kasus yang kini tengah menjadi sorotan itu menunjukkan bagaimana kekerasan dapat dinormalisasi dalam lingkungan tertutup seperti asrama atau pesantren
-
Dosen Psikologi IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik menilai peristiwa tersebut berpotensi menimbulkan dampak psikologis mendalam bagi korban
-
Warga Kace mendatangi Polda Bangka Belitung (Babel), guna membuat laporan polisi atas kejadian yang menimpa anaknya
-
Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra menjenguk AH, siswa korban dugaan kekerasan oleh senior di salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Bangka
-
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bangka Belitung, Me Hoa mengatakan pihaknya mendatangi Pondok Pesantren guna mendapatkan informasi secara utuh
-
Tindakan perundungan (bully) dilaporkan terjadi di sebuah pondok pesantren Kabupaten Bangka pada Sabtu (11/4/2026). Berikut fakta-faktanya :
-
Perwakilan pihak pesantren menyampaikan bahwa kejadian tersebut menjadi perhatian serius dan akan menjadi bahan evaluasi internal
-
Orang tua siswa diduga menjadi korban pemukulan di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Bangka mendatangi SPKT Mapolda Babel, Senin (13/4/2026)
-
Sopianto Suwari bahwa dirinya baru mengetahui adanya laporan peristiwa tersebut tadi, setelah itu dirinya kemudian langsung menghubungi
-
Seorang siswa SMA di Bangka diduga menjadi korban perundungan dan pengeroyokan oleh senior di lingkungan pesantren. Korban kini ...
-
Usai dirundung dan dianiaya senior, korban sempat bercerita ke ustaz, bukannya diobati tapi malah rambutnya dicukur hingga botak