Senin, 18 Mei 2026

Video

Video: Banyak Lubang Menganga di Hutan Bukit Menumbing Mentok

Tim Pengamanan Hutan (Pamhut) menemukan banyak lubang menganga saat patroli di blok perlindungan Tahura Bukit Menumbing, Mentok.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Petugas Pengamanan Hutan (Pamhut) kembali menemukan banyak lubang bekas tambang timah ilegal di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Menumbing, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Lubang bekas tambang timah ilegal itu dibiarkan menganga, tidak ditimbun kembali oleh penambang.

Personel Pamhut juga menemukan sejumlah peralatan tambang sederhana saat melakukan patroli di kawasan blok perlindungan Tahura Bukit Menumbing

Peralatan itu antara lain selang berdiameter tiga inci sepanjang sekitar 100 meter, cangkul, dodos, karpet, serta piring yang biasa digunakan untuk mencuci bijih timah.

Selain peralatan, Pamhut juga mendapati kondisi tanah yang rusak parah. Lubang-lubang galian terlihat menganga dengan kedalaman mencapai 1,5 meter, menyerupai selokan atau bandar.

Kerusakan tersebut membuat akar-akar pohon terlihat terbuka, bahkan sejumlah pohon tumbang.

Aktivitas penambangan itu juga berdampak pada lingkungan sekitar, termasuk berubahnya air sungai yang semula jernih menjadi keruh.

Lokasi tambang ilegal tersebut berada di kawasan blok perlindungan Tahura Bukit Menumbing, tepatnya di jalur masuk Jalan Sinar Menumbing, Pal II, Mentok, dengan titik koordinat X: 520831
dan Y: 9776129.

Personel Pamhut Tahura Bukit Menumbing, Narto, mengatakan aktivitas tambang timah ilegal itu
diduga telah berlangsung selama sekitar dua bulan.

Ia menyebut, penambangan dilakukan dengan metode sakan anyut dan diperkirakan melibatkan sekitar empat orang.

“Akses dugaan pelaku tambang bijih timah ilegal ini masuk dari jalan reklamasi PT Timah Tbk di
belakang PLN,” ujar Narto kepada Bangkapos.com, Selasa (27/1/2026).

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved