Minggu, 12 April 2026

Video

Video: Disulap Lewat Program Revitalisasi, Ruang Kelas SDN 6 Toboali Kini Lebih Layak

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, meninjau langsung hasil pembangunan tersebut.

Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Rusaidah
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
CEK PROGRAM REVITALISASI - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori didampingi Suriyanto ketika mengecek ruang kelas hasil program revitalisasi di SD N 6 Toboali, Jumat (13/2/2026). Total ada 18 sekolah menerima program revitalisasi pada tahun 2025. 

BANGKAPOS.COM -- Suasana ruang kelas yang telah direvitalisasi di SD Negeri 6 Toboali, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, terasa lebih terang dan nyaman pada Jumat (13/2/2026).

Cahaya matahari masuk melalui jendela besar, sementara siswa tampak lebih fokus mengikuti pelajaran.

Di dalam kelas, anak-anak duduk rapi memperhatikan guru yang menjelaskan materi dengan tenang dan jelas. Lingkungan belajar yang baru membuat suasana lebih kondusif, dengan ruang yang bersih dan tertata.

Bangunan sekolah hasil revitalisasi tampak lebih segar dengan dinding hijau bersih serta jendela berbingkai hitam yang memungkinkan sirkulasi udara dan cahaya masuk maksimal. Perubahan fisik ini memberi kesan rapi dan terawat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, meninjau langsung hasil pembangunan tersebut. Ia memastikan enam ruang kelas dan satu toilet dengan empat WC yang direhab pada 2025 telah sesuai standar kualitas.

Revitalisasi ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program tersebut ditujukan untuk memperbaiki sekolah yang bangunannya sudah tidak layak agar kembali memenuhi standar.

Sepanjang 2025, sebanyak 18 sekolah di Bangka Selatan menerima program serupa dengan total 75 ruang kelas dibangun atau direhabilitasi, mulai dari PAUD hingga SMP. Pada 2026, daerah ini kembali mendapat kuota revitalisasi untuk 65 sekolah.

Kepala sekolah Suriyanto mengungkapkan, sebelum diperbaiki kondisi enam ruang kelas hampir tidak layak pakai. Kini, setelah direvitalisasi, siswa dan guru menjadi lebih semangat karena proses belajar mengajar berlangsung di ruang yang lebih nyaman dan representatif.

(Bangkapos.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved