Kamis, 9 April 2026

Video

Video: Ritual Ceng Beng di Perkuburan Tionghoa Kebintik, Devi Datang Subuh untuk Hormati Leluhur

Sejak pukul 04.00 WIB, Devi sudah berada di pemakaman Kebintik untuk menjalankan tradisi Ceng Beng sebagai bentuk bakti kepada ...

BANGKAPOS.COM -- Suasana masih gelap menyelimuti kawasan pemakaman Tionghoa Kebintik, Pangkalpinang, saat Devi (40) mulai menjalankan tradisi Ceng Beng, Sabtu (5/4/2026) dini hari.

Perempuan tersebut bahkan telah tiba sejak pukul 04.00 WIB untuk menyiapkan berbagai perlengkapan sembahyang sebagai bagian dari ritual tahunan masyarakat Tionghoa dalam menghormati leluhur.

Dengan penuh khidmat, Devi menata persembahan berupa buah-buahan, arak, serta perlengkapan sembahyang lainnya. Ia juga membersihkan makam, menyalakan lilin, dan menghias kubur dengan kertas warna-warni sebelum memulai doa. Ceng Beng merupakan bentuk penghormatan dan terima kasih kepada leluhur. Sekaligus momen untuk membersihkan makam dan berkumpul keluarga.

Menurut Devi, tradisi Ceng Beng biasanya dilaksanakan setiap awal April, tepatnya pada tanggal 4 atau 5. Rangkaian ritual diawali dengan membersihkan makam, kemudian dilanjutkan dengan sembahyang pada pagi hari.

Meski tidak bersifat wajib, ia menyebut tradisi ini masih banyak dijalankan, terutama oleh masyarakat Tionghoa yang memegang teguh nilai-nilai budaya leluhur.

Ia juga menjelaskan, bagi mereka yang tidak dapat datang langsung ke pemakaman, sembahyang tetap bisa dilakukan di rumah menggunakan altar leluhur.

Namun demikian, bagi Devi, berziarah langsung ke makam memiliki makna yang lebih mendalam sebagai wujud bakti kepada orang tua dan leluhur yang telah meninggal dunia.

Di tengah arus modernisasi, ia berharap tradisi Ceng Beng tetap dilestarikan oleh generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman.

Sumber: YouTube Bangka Pos Official

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved