Video: Perundingan Buntu, Utusan Iran Diancam & IRGC Siaga Perang Penuh
Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencapai titik kritis yang sangat berbahaya
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran kembali mencapai titik kritis yang sangat berbahaya setelah perundingan damai yang digelar di Pakistan berakhir buntu tanpa kesepakatan.
Di tengah kegagalan diplomasi di mana Teheran menyindir Washington yang kerap ingkar janji, situasi diperparah oleh adanya upaya pembunuhan terhadap negosiator Iran yang membuat nyawa empat petinggi berada dalam ancaman serius.
Baca juga: Didampingi Bahlil, Presiden Prabowo Berkunjung ke Rusia Bertemu Putin, Ini Agendanya
Merespons provokasi mematikan ini, Garda Revolusi Islam (IRGC) langsung beralih ke mode perang penuh dan menargetkan dua kapal perang AS, sekaligus membantah keras klaim Washington terkait aktivitas kapal perusak mereka di Selat Hormuz.
Eskalasi konflik kini semakin meluas menyusul manuver sebuah negara nuklir yang mengerahkan tiga jet tempurnya ke Arab Saudi di masa rentan ini, memicu ancaman balasan mematikan dari Teheran yang siap merespons segala bentuk serangan.
(Bangkapos.com)
| Didampingi Bahlil, Presiden Prabowo Berkunjung ke Rusia Bertemu Putin, Ini Agendanya |
|
|---|
| Deretan Fakar Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Tulungagung: Barang Bukti hingga Tersangka |
|
|---|
| Tarif Listrik PLN per kWh 13-18 April 2026, Beli Rp100 Ribu Dapat Berapa? |
|
|---|
| Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Peras Pejabat dengan Modus Bikin Surat Pengunduran Diri |
|
|---|
| Jejak Peran Dwi Yoga Ambal, Alumni IPDN Terseret OTT KPK Bupati Gatut, Tagih Jatah 3 Kali Seminggu |
|
|---|