Selasa, 21 April 2026

Video

Video : Iran Gempur Kapal AS dengan Drone, China Beri Peringatan Keras

Pasukan Iran meluncurkan serangan drone canggih yang menargetkan sejumlah kapal militer Amerika Serikat.

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Situasi di perairan Teluk Oman memanas setelah pasukan Iran meluncurkan serangan drone canggih yang menargetkan sejumlah kapal militer Amerika Serikat. Langkah ini merupakan aksi balas dendam setelah Washington menyita kapal kargo berbendera Iran. Di sisi lain, China memberikan reaksi keras dan memperingatkan bahwa tindakan AS dapat menjadi bumerang.

Pasukan Iran resmi meluncurkan serangan menggunakan drone terhadap kapal-kapal Amerika Serikat sebagai bentuk aksi balasan. Serangan ini dipicu oleh insiden pada Minggu, 19 April, di mana kapal perang AS menembaki dan menyita kapal kargo Tauska berbendera Iran di perairan Teluk Oman.

Pihak Iran melalui juru bicara militernya, Ibrahim Zulfagari, menyebut tindakan Washington sebagai pelanggaran gencatan senjata. AS dilaporkan sempat menonaktifkan sistem navigasi kapal tersebut sebelum membajaknya. Menanggapi hal ini, Komando Pusat AS (CENTCOM) merilis video yang memperlihatkan peringatan yang diberikan sebelum tembakan dilepaskan ke arah kapal Tauska.

Reaksi Keras China

Pemerintah China melalui juru bicara Kemlu, Guo Jiakun, mengecam keras penyitaan tersebut. China mendesak semua pihak mematuhi perjanjian gencatan senjata dan memperingatkan AS serta sekutunya (Jepang dan Filipina) agar tidak memprovokasi wilayah Pasifik. Guo menegaskan bahwa kerja sama militer yang merusak kepercayaan antarnegara di kawasan hanya akan menjadi bumerang bagi mereka sendiri.

Kesiagaan Militer Iran Menyusul eskalasi ini, Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Majid Musafi, menyatakan bahwa pihaknya tengah memperbarui dan mengisi kembali peluncur rudal serta drone di fasilitas bawah tanah. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kesiapan militer Iran dalam menghadapi potensi serangan lanjutan dari Amerika Serikat maupun Israel ( Sumber : YouTube Bangka Pos Official)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved