Selasa, 28 April 2026

Video

Video: Trump Klaim Jadi Target Penembakan hingga Minta Iran ke Washington

Politik Amerika Serikat mendadak mencekam menyusul serangkaian peristiwa dramatis yang melibatkan Presiden Trump dalam 24 jam terakhir.

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra

BANGKAPOS.COM - Atmosfer politik Amerika Serikat mendadak mencekam menyusul serangkaian peristiwa dramatis yang melibatkan Presiden Donald Trump dalam 24 jam terakhir.

Di tengah keputusan mengejutkan untuk membatalkan pengiriman utusan khusus ke Pakistan, Trump justru mengalihkan fokus diplomatiknya secara agresif dengan membuka pintu negosiasi langsung bagi Iran, meminta Teheran untuk segera mengirim perwakilan ke Washington atau melakukan pembicaraan telepon demi menghindari konflik yang lebih luas.

Baca juga: Video: AS Kewalahan Hadapi Perang 40 Hari Melawan Iran, Amunisi Menipis

​Namun, tawaran damai ini dibarengi dengan peringatan keras; Trump mengingatkan bahwa gangguan pada infrastruktur minyak Iran dapat memicu ledakan krisis energi global hanya dalam waktu tiga hari.

Ketegangan semakin memuncak setelah Trump mengklaim dirinya menjadi target upaya penembakan saat menghadiri acara Gala Pers di sebuah hotel ternama.

Merespons insiden tersebut, aparat keamanan AS langsung memberlakukan status Siaga Satu, menutup total akses di sekitar lokasi kejadian, sementara Departemen Kehakiman mulai menyoroti risiko keamanan pada tata letak ruang dansa Gedung Putih yang dianggap rentan terhadap ancaman pembunuhan.

(Bangkapos.com)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved