Jumat, 8 Mei 2026

Video

Video : Terjebak, Donald Trump Disebut Salah Perhitungan Perang Lawan Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan tengah menghadapi situasi pelik dalam konfrontasi dengan Iran.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan tengah menghadapi situasi pelik dalam konfrontasi dengan Iran. Analisis terbaru menyebut Trump terjebak dalam "perang pilihan" yang didasari pada kesalahan perhitungan fatal, di mana ia kini harus berhadapan dengan musuh yang dinilai licik dan keras kepala.

Mengutip laporan media Israel, Haaretz, Presiden Donald Trump diklaim telah mengalami kesalahan perhitungan besar dalam upayanya menundukkan Iran.

Setelah lebih dari dua bulan mencoba menekan Teheran, Trump disebut terjebak dalam pertempuran buntu. Analis menilai bahwa untuk pertama kalinya dalam karier politiknya, Trump tidak dapat menghindari tanggung jawab atas keputusan buruk yang ia ambil. Ia kini dihadapkan pada musuh yang disebut "licik, keras kepala, dan tidak mengenal rasa takut."

Dua Pilihan Sulit

Laporan tersebut menyoroti bahwa Donald Trump kini terjebak di antara dua pilihan yang sama-sama berat:

  • Menerima kesepakatan politik dengan memberikan berbagai konsesi.
  • Menghadapi perang panjang dan mahal yang berisiko menggerus dukungan publik, serupa dengan apa yang dialami mantan Presiden George W. Bush.

Strategi Trump yang awalnya meyakini bahwa serangan singkat dapat menjatuhkan pemerintahan Iran dan menjadi pencapaian sejarah, justru berubah menjadi konflik tanpa jalan keluar yang jelas. 

Kritik dari Media Iran

Di sisi lain, media Iran, Tasnim, memberikan kritik tajam terhadap kebijakan Trump di Selat Hormuz. Keputusan Trump untuk menangguhkan "Proyek Kebebasan" di wilayah tersebut dianggap sebagai langkah untuk menyelamatkan muka demi menghindari pengakuan kekalahan secara terbuka.

Tasnim menilai klaim-klaim Washington terkait kemajuan negosiasi adalah tidak realistis. Teheran justru disebut merespons tekanan Amerika Serikat dengan sikap yang jauh lebih keras, menjadikan diplomasi yang ditawarkan Trump hanya sebagai "tempat persembunyian" dari kegagalan strategi yang berulang. 

Kini, dunia menunggu apakah Donald Trump akan terus menempuh jalur konfrontasi atau akhirnya memilih jalan konsesi di tengah tekanan politik yang kian meningkat. (Sumber : YouTube Bangka Pos Official)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved