Jumat, 15 Mei 2026

Video

Video : Viral Protes Josepha di LCC Empat Pilar Kalbar, Sang Ayah Beri Pesan Menyentuh

Video : Viral Protes Josepha di LCC Empat Pilar Kalbar, Sang Ayah Beri Pesan Menyentuh

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM - Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 mendadak menjadi sorotan nasional. Hal ini menyusul aksi berani salah satu peserta, Josepha Alexandra atau akrab disapa Oca, yang mempertanyakan keputusan dewan juri yang dianggap tidak adil.

Kontroversi bermula pada babak final yang mempertemukan SMAN 1 Sanggau, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Pontianak [00:21]. Saat itu, Oca yang mewakili SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Juri menyatakan jawaban tersebut salah, sehingga tim Oca kehilangan 5 poin.

Namun, situasi memanas ketika regu lain memberikan jawaban yang dinilai serupa, tetapi justru dinyatakan benar oleh juri dan mendapatkan poin tambahan. Merasa ada ketidakkonsistenan, Oca langsung melayangkan protes terbuka di hadapan juri dan penonton. Momen keberaniannya ini pun viral di media sosial dan mendapat dukungan luas dari warganet sebagai bentuk perjuangan integritas dalam dunia pendidikan.

Di tengah gelombang dukungan publik dan berbagai tawaran beasiswa yang datang untuk Oca, sang ayah, Andre Kuncoro, memberikan tanggapan yang menyejukkan. Ia mengingatkan putrinya untuk tetap rendah hati dan tidak merasa lebih tinggi dari orang lain meski kini tengah menjadi pusat perhatian.

Bagi Andre, peristiwa ini bukan sekadar soal menang atau kalah dalam lomba, melainkan ujian mental untuk membentuk karakter kepemimpinan dan keberanian menyuarakan kebenaran. Ia berharap Oca tetap menjadi sosok yang inklusif dan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran hidup yang berharga.

Keberanian Oca kini memicu diskusi publik yang lebih luas mengenai pentingnya objektivitas dan transparansi dalam kompetisi pendidikan di Indonesia. Sosoknya menjadi simbol harapan bahwa generasi muda memiliki nyali untuk berdiri membela keadilan meski berada di bawah tekanan.

(Sumber : YouTube Bangka Pos Official)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved