Jumat, 12 Juni 2026

Ceng Beng

Menjaga Nilai Luhur

MELAWAN arus tentulah tak lazim dilakukan, tetapi adakalanya itu harus dilakukan.

Tayang:
'...sebagai bangsa, Cina tidak sekedar ras paling besar dari sisi jumlah, tetapi juga pengaruh terhadap sejarah peradaban maupun daya jangkau diaspora (persebaran) manusianya. Mereka selalu "mencari" dan akhirnya "kembali", sebetapa pun jarak dan waktu memisahkan, nilai-nilai luhur tradisi mereka tetap terjaga....'
'Jadilah Orang Cina Sejati dan Berbanggalah'
(Enigma Publishing, Juli 2003)

MELAWAN arus tentulah tak lazim dilakukan, tetapi adakalanya itu harus dilakukan. Begitu pula tatkala kaum Tionghoa Indonesia, termasuk di Bangka Belitung, dalam suatu masa mengalami ketertindasan secara ideologi tatkala rezim yang berkuasa kala itu tidak memberi ruang yang cukup untuk berekspresi. Tak gampang untuk menghapus trauma politik akibat pengebirian rezim itu.

Hingga waktu itu tiba dan rezim berganti, satu demi satu warga Tionghoa bangkit dari "tiarapnya". Dunia politik yang selama tiga dekade bisa dikatakan anti bagi warga Tionghoa mulai terkikis pelan-pelan. Fobia politik itu "terobati" dengan terbukanya ruang publik bersama hembusan arus reformasi. Hingga akhirnya hadirlah Basuki Tjahaja Purnama, Rudianto Tjen, Tellie Gozali dan Bahar Buasan, empat putra Bangka Belitung dari etnis Tionghoa yang mewakili Negeri Serumpun Sebalai di tingkat pusat. Belum lagi sejumlah perwakilan di kabupaten/kota yang turut andil dalam perpolitikan lokal. Mereka pun menembus sekat di antara mayoritas yang ada, membuat kesejajaran itu semakin sempurna dalam falsafah "thong ngin, fan ngin, jit jong."

Kini, di antara kesibukan berpolitik para politisi Tionghoa ini, tetap ada nilai luhur tradisi yang tak akan pernah mereka tinggalkan. Setidaknya, moment Cheng Beng menjadi bagian yang begitu berharga bagi kebanyakan warga Tionghoa, pemeluk agama apapun, untuk kembali ke kampung halaman, sejenak berziarah ke makam orang tua dan leluhur, mempersembahkan bakti yang tak berkesudahan. (fennie y)   

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved