Kasus Stiker Korem Akan Diselidiki
Bangkapos.com - Kamis, 26 Januari 2012 23:48 WIB
Berita Terkait
- Polisi Amankan Mobil Modifikasi Saat Isi Solar
- Mobil Pengerit Itu Diduga Milik Oknum Polisi
- Dedy Ogah Setor Uang ke Oknum Aparat
- Stiker Korem Disalahgunakan
- Ruhit: Bakar Saja Mobil TNI Kalau Ngerit Solar
- Ruhit: Imam Tak Tinggal di Asrama Korem
- Penertiban Pengerit Solar Jangan Pandang Bulu
- 2 Petugas Nozzle SPBU Air Itam Diperiksa
- Pangkalpinang Jadi Contoh Wilayah Bebas Pengerit
- Puluhan Mobil Pengerit Ditahan di Polsek
Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Terkait penemuan stiker Korem 045-II Garuda Jaya yang ditempel di dashboard mobil pengerit solar, Kapenrem Mayor Ruhit mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Nanti akan kita selidiki penyebar stiker korem yang ditempel di dashboard mobil pengerit itu. Stiker itu jelas telah disalahgunakan. Kalau anggota korem menempel stiker itu di plat nomor kendaraannya, tujuannya untuk mengontrol mobil anggota kita," kata Ruhit kepada bangkapos.com, Kamis (26/1/2012).
Menurutnya, penyebaran stiker tersebut bisa dari mana saja. Yang menempelkan stiker tersebut bisa saja mendapatkannya dari anggota korem karena sudah berteman dekat. "Atau membeli di tempat penjualan stiker atau juga mencetaknya sendiri," ujar Ruhit.
Sedangkan anggota korem untuk mendapatkan stiker tersebut bisa membelinya di koperasi, dan hanya dibatasi untuk anggota Korem 045.
Lebih lanjut dia menegaskan, jika yang menyebarkan stiker tersebut adalah anggota TNI maka akan dikenakan sanksi. Sanksi yang diberikan sesuai aturan, bisa diberikan sanksi penundaan pangkat, penundaan pendidikan atau indisipliner.
"Tetap akan kita berikan sangsi kalau kita temukan anggota kita yang melakukan penyebaran atau menempel stiker itu di dasboard mobil pengerit solar," katanya.
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Terkait penemuan stiker Korem 045-II Garuda Jaya yang ditempel di dashboard mobil pengerit solar, Kapenrem Mayor Ruhit mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Nanti akan kita selidiki penyebar stiker korem yang ditempel di dashboard mobil pengerit itu. Stiker itu jelas telah disalahgunakan. Kalau anggota korem menempel stiker itu di plat nomor kendaraannya, tujuannya untuk mengontrol mobil anggota kita," kata Ruhit kepada bangkapos.com, Kamis (26/1/2012).
Menurutnya, penyebaran stiker tersebut bisa dari mana saja. Yang menempelkan stiker tersebut bisa saja mendapatkannya dari anggota korem karena sudah berteman dekat. "Atau membeli di tempat penjualan stiker atau juga mencetaknya sendiri," ujar Ruhit.
Sedangkan anggota korem untuk mendapatkan stiker tersebut bisa membelinya di koperasi, dan hanya dibatasi untuk anggota Korem 045.
Lebih lanjut dia menegaskan, jika yang menyebarkan stiker tersebut adalah anggota TNI maka akan dikenakan sanksi. Sanksi yang diberikan sesuai aturan, bisa diberikan sanksi penundaan pangkat, penundaan pendidikan atau indisipliner.
"Tetap akan kita berikan sangsi kalau kita temukan anggota kita yang melakukan penyebaran atau menempel stiker itu di dasboard mobil pengerit solar," katanya.
Penulis : hendra
Editor : suhendri
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
