Rabu, 10 Juni 2026

Sutanto Sambangi Koba Tin

Mantan Kapolri Jenderal Sutanto bersama rombongan menyambangi PT Koba Tin.

Tayang:
Penulis: M Zulkodri | Editor: fitriadi
zoom-inlihat foto Sutanto Sambangi Koba Tin
bangkapos.com/zulkodri
Sutanto menjawab pertanyaan wartawan ketika mengunjungi PT Koba Tin.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mantan Kapolri Jenderal Sutanto bersama rombongan menyambangi PT Koba Tin, Rabu (30/5/2012).

"Saya sudah tiga kali datang ke Babel ini. Dulu mengunjungi Parai Sungailiat. Saat ini kita melihat pengelolaan PT Koba Tin. Kita harap kinerjanya semakin baik dan bisa terus berlanjut kedepan," ujar Sutanto menjawab wartawan.

Saat ditanya wartawan apakah dirinya berniat melakukan investasi atau membeli saham PT Koba Tin, Sutanto tertawa.

"Kalau itu kita lihat dulu uang dari rekan-rekan wartawan," ujarnya  berkelakar.

Manajer Government dan Piar PT Koba Tin, Suryadi mengatakan kedatangan mantan Kapolri bersama rombongan hanya melakukan silaturahmi sekaligus melihat langsung kerja dari PT Koba Tin yang merupakan salah satu perusahaan penambangan darat terbaik di Indonesia.

"Kedatangan rombongan untuk melihat kinerja PT Koba Tin baik penambangan maupun pengelolaan reklamasi PT Koba Tin. Jadi soal investasi maupun saham tidak ada dalam pembicaraan," kata Suryadi.

Sutanto datang bersama Irjen Polisi (Purn) Paiman, Pentjend Edi Sofyan, serta Direktur Eksekutif MSC Berhard Datuk Sri Doktor Mohd Ajib Anuar, Presiden Direktur PT Koba Tin Kamarudin MD Top, serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya, seperti Wakapolda Babel Kombes Didit Wijanardi, Dirpam Obvit Kombes Agung, Kapolres Bateng AKBP M Setyobudi, Kapolres Basel AKBP M Yusuf,  Kabid Propam AKBP suharjo serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Koba Tin Kamarudin MD Top mengatakan PT Koba Tin saat ini sudah berusia 40 tahun.
Pada usia tersebut, PT Koba Tin telah mengalami berbagai persoalan. Bahkan belakangan ini, diakuinya persoalan pertimahan di Bangka Belitung semakin rumit,  dengan persaingan perusahaan penambangan profesional lainnya.
"
 Memnag saat ini, operasional kita besar, namun produksi kita kecil. Namun kami tetap bersemangat dengan metode dan peralatan dan SDM yang muda-muda kita siap bersaing. Asal semua berjalan fair," ujarnya.

Kamarudin mengungkapkan, dalam satu bulan beroperasi, PT Koba Tin bisa mengeluarkan biaya sebesar 5 juta dolar.

"PT Koba Tin hampir menampung 300 karyawan baik itu, tetap, sementara maupun KSO. Kita juga memiliki smelter empat tanur yang dapat memproduksi 2400 ton perbulan," ungkapnya seraya berharap  perlindungan terhadap PT Koba Tin.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved