Afti: Cinta Berikan Hasil yang Terbaik
Berawal dari posisi back office di Bank Muamalat Indonesia Capem Sungailiat, kini
Tayang:
BERAWAL dari posisi back office di Bank Muamalat Indonesia Capem Sungailiat, kini perempuan bernama Mawaddah Aftiarti menapaki jabatan Relationship Manager di bank tersebut. Dari back office ternyata dirinya kemudian senang melihat rekan- rekannya di bagian marketing dan tertarik untuk kemudian direkomendasikan atasannya ke bagian tersebut.
"Karena bidang marketing ini membuat saya semakin suka berkomunikasi dan tukar pikiran, dengan jaringan dan teman yang terus bertambah," ujar lulusan S1 Sistem informasi Universitas Gunadarma Jakarta saat ditemui bangkapos.com, Selasa (12/6/2012).
Namun, kata Afti semua itu sudah menjadi tugasnya termasuk menjalin hubungan dengan nasabah, instansi luar, mendapatkan nasabah serta aset untuk bank tempatnya bekerja.
"Pasti tak semua nasabah puas dengan pelayanan sehingga ada yang kecewa dan senang. Namun semua itu kita hadapi dengan sabar, dan tak sungkan meminta maaf. Kita juga mem-follow up nasabah itu lebih lanjut dengan juga memberikan solusinya," jelas Afti.
Tak hanya itu, kata Afti yang juga anak kedua dari 6 bersudara ini, melalui marketing, dirinya bisa melihat dunia luar sembari menambah pengembangan diri serta mampu memahami orang lain.
"Meski awalnya tidaklah mudah menekuni marketing karena juga ada targetnya, namun dengan seringnga kita sharing dengan rekan- rekan, maka akan bermanfaat untuk perbaikan dan lainnya," ujar wanita ramah ini.
"Karena bidang marketing ini membuat saya semakin suka berkomunikasi dan tukar pikiran, dengan jaringan dan teman yang terus bertambah," ujar lulusan S1 Sistem informasi Universitas Gunadarma Jakarta saat ditemui bangkapos.com, Selasa (12/6/2012).
Lulusan SMAN I Sungailiat yang akrab disapa dengan Afti ini mengatakan, saat di lapangan menghadapi suka dan duka, termasuk komplain nasabah terhadap service yang prima dari profesionalitasnya.
"Kita merespon hal itu bahwa komplain merupakan tantangan dalam pelayanan nasabah yang membuat kita mesti dituntut menanganinya dengan baik agar mereka bisa tersenyum kembali," kata penyantap menu wisata kuliner ini.
Namun, kata Afti semua itu sudah menjadi tugasnya termasuk menjalin hubungan dengan nasabah, instansi luar, mendapatkan nasabah serta aset untuk bank tempatnya bekerja.
"Pasti tak semua nasabah puas dengan pelayanan sehingga ada yang kecewa dan senang. Namun semua itu kita hadapi dengan sabar, dan tak sungkan meminta maaf. Kita juga mem-follow up nasabah itu lebih lanjut dengan juga memberikan solusinya," jelas Afti.
Tak hanya itu, kata Afti yang juga anak kedua dari 6 bersudara ini, melalui marketing, dirinya bisa melihat dunia luar sembari menambah pengembangan diri serta mampu memahami orang lain.
"Meski awalnya tidaklah mudah menekuni marketing karena juga ada targetnya, namun dengan seringnga kita sharing dengan rekan- rekan, maka akan bermanfaat untuk perbaikan dan lainnya," ujar wanita ramah ini.
Ia mengaku, dari awal bekerja di perbankan lebih memilih yang syariah dengan pilihan ekslusif di Bank Muamalat Indonesia, karena lebih pas di hati.
Apalagi, kata penyandang motto hidup "Don,t Worry be Happy" ini, bekerja di bank tersebut, dirinya tak hanya mendapat pekerjaan, uang, dan bonus tapi juga banyak ilmu agamanya.
"Apapun hal yang dilakukan dengan perasaan cinta dan senang akan memberikan hasil yang terbaik," papar Afti memaknai Motto hidupnya. (Bangkapos.com/Sasmita)