BangkaPos/

Perayaan Cap Go Meh

Hari Valentine Warga Tionghoa

Perayaan Cap Go Meh atau dalam bahasa Mandarin disebut Yuan

Hari Valentine Warga Tionghoa
Bangkapos.com/resha
Perayaan Cap Go Meh di Air Mangkok
Laporan Wartawan Bangka Pos, Gilang

BANGKAPOS.OM -- Perayaan Go Meh atau dalam bahasa Mandarin disebut Yuan Xiao Jie merupakan puncak dari perayaan Tahun Baru Imlek. Cap Go Meh yakni dirayakan saat malam ke lima belas usai malam tahun baru yang jatuh pada Minggu (24/2/2013) kemarin.

Cap Go Meh bisa dikatakan sebagai hari valentine bagi warga Tionghoa, karena pada hari ini banyak pasangan yang mengungkapkan kasih sayangnya. Atau bagi mereka yang belum mempunyai pasangan, dapat menjadi ajang untuk mencari jodoh.

Di kota-kota besar, perayaan Cap Go Meh ditandai dengan pesta lampion dan pernak-pernik imlek lainnya. Karena begitu meriah, banyak banyak pasangan muda-mudi berjalan-jalan melihat kemeriahan tersebut.

"Kalau di kota-kota besar di China akan sangat bagus sekali lampion tersebut terpasang. Banyak warga yang berjalan-jalan ikut menyaksikannya," kata Tokoh Agama Konghucu Pangkalpinang, Halim Susanto,  Senin (25/2/2013).

Di beberapa tempat di daerah pinggiran, juga digelar perayaan Cap Go Meh. Seperti di Air Mangkok, Ketapang Pangkalpinang. Dalam perayaan tersebut digelar pertunjukkan para Tatung (Thungsin) yakni manusia yang dimasuki arwah para dewa. Para Tatung ini menunjukkan kebolehan mereka dengan berbagai atraksi saki.

"Seperti pertunjukkan kebal terhadap pedang dan senjata lainnya," ujar Halim Susanto.

Editor: edwardi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help