Bapak dan Anak Tewas Tabrakan
Nawi (45), dan anaknya Pandi (20) warga Dusun Telek Desa Pasirputih Kecamatan Tukak Sadai, tewas
Tayang:
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Nawi (45), dan anaknya Pandi (20) warga Dusun Telek Desa Pasirputih Kecamatan Tukak Sadai, tewas mengenaskan dalam kecelakaan lalulintas antara truk dan sepeda motor Kamis (16/5) sore di jalan raya Dusun Tiram Baru Desa Tiram Kecamatan Tukak Sadai.
Dua anak beranak ini tewas dengan luka berat pada bagian kepala.
Informasi yang dihimpun bangkapos.com menyebutkan, kecelakaan tragis yang menggemparkan warga Desa Tiram ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu truk yang dikendarai Hen (28), warga Desa Sadai dalam perjalanan dari arah Toboali menuju Sadai.
Kebetulan kondisi cuaca diwilayah Desa Tiram dan sekitarnya sedang diguyur hujan lebat.
Sementara Nawi dan anaknya berboncengan dengan sepeda motor Mio sedang meluncur dari arah Sadai. Tepat tikungan di jalan raya Dusun Tiram Baru, truk yang dikemudikan Hen dan sepeda motor yang dikemudikan Nawi bertabrakan.
Keduanya langsung terpental keaspal dengan luka berat pada bagian kepala.
"Dua-duanya meninggal di lokasi kejadian. Anaknya meninggal dengan kondisi otak keluar. Bapaknya meninggal beberapa saat kemudian. Tadi saya sempat melihat ke lokasi kejadian," ungkap Kades Tiram Mulyanto, Kamis (16/5) malam.
Ia menjelaskan lokasi kecelakaan merupakan tikungan jalan dan kondisi cuaca waktu itu hujan lebat.
"Kita juga tidak tahu apa penyebab kecelakaan itu. Yang jalan lokasinya tepat ditikungan," ungkap Mulyanto.
Kasatlantas Polres Basel AKP Dody Wirawijaya melalui Kanit Laka Bripka Slamet P membenarkan telah terjadi kecelakaan lalulintas yang menewaskan dua korban jiwa di jalan raya Desa Tiram, Kamis (16/5) sore.
"Kita sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Saat ini sopir truk beserta barang bukti sepeda motor dengan truknya sudah diamankan ke Mapolres Basel," ungkap Slamet.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Nawi (45), dan anaknya Pandi (20) warga Dusun Telek Desa Pasirputih Kecamatan Tukak Sadai, tewas mengenaskan dalam kecelakaan lalulintas antara truk dan sepeda motor Kamis (16/5) sore di jalan raya Dusun Tiram Baru Desa Tiram Kecamatan Tukak Sadai.
Dua anak beranak ini tewas dengan luka berat pada bagian kepala.
Informasi yang dihimpun bangkapos.com menyebutkan, kecelakaan tragis yang menggemparkan warga Desa Tiram ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu truk yang dikendarai Hen (28), warga Desa Sadai dalam perjalanan dari arah Toboali menuju Sadai.
Kebetulan kondisi cuaca diwilayah Desa Tiram dan sekitarnya sedang diguyur hujan lebat.
Sementara Nawi dan anaknya berboncengan dengan sepeda motor Mio sedang meluncur dari arah Sadai. Tepat tikungan di jalan raya Dusun Tiram Baru, truk yang dikemudikan Hen dan sepeda motor yang dikemudikan Nawi bertabrakan.
Keduanya langsung terpental keaspal dengan luka berat pada bagian kepala.
"Dua-duanya meninggal di lokasi kejadian. Anaknya meninggal dengan kondisi otak keluar. Bapaknya meninggal beberapa saat kemudian. Tadi saya sempat melihat ke lokasi kejadian," ungkap Kades Tiram Mulyanto, Kamis (16/5) malam.
Ia menjelaskan lokasi kecelakaan merupakan tikungan jalan dan kondisi cuaca waktu itu hujan lebat.
"Kita juga tidak tahu apa penyebab kecelakaan itu. Yang jalan lokasinya tepat ditikungan," ungkap Mulyanto.
Kasatlantas Polres Basel AKP Dody Wirawijaya melalui Kanit Laka Bripka Slamet P membenarkan telah terjadi kecelakaan lalulintas yang menewaskan dua korban jiwa di jalan raya Desa Tiram, Kamis (16/5) sore.
"Kita sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Saat ini sopir truk beserta barang bukti sepeda motor dengan truknya sudah diamankan ke Mapolres Basel," ungkap Slamet.