Minggu, 3 Mei 2026

Perahu Peserta Snorkling Terbalik Dihantam Ombak

Perahu pertama berisi 18 penumpang itu melaju meninggalkan Perairan Pulau Kering. Perahu oleng dihantam gelombang sehingga terbalik.

Tayang:
Editor: edwardi

SUNGAILIAT, BN -- Belasan penumpang, termasuk tiga mahasiwa dan seorang mahasiswi Universitas Bangka Belitung (UBB) terpaksa harus mandi air laut.Perahu fiber yang mereka tumpangi oleng dihantam ombak di Perairan Rebo Sungailiat, Minggu (9/8) siang.

Beruntung mereka berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan setempat.
Informasi yang dihimpun Bangka Pos Group menyebutkan kejadian bermula saat Yayasan Sayang Babel Kite melakukan kegiatan snorkling di perairan itu, Minggu (9/8) pagi. Sekitar 25 perserta yang akan dibawa oleh yayasan menuju Perairan Karang Kering Rebo Sungailiat.

Kebetulan saat itu sejumlah mahasiswa dan mahasiswi UBB sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rebo Sungailiat. Empat dari sekian banyak mahasiswa UBB tadi pun diajak ikut serta ke Perairan Karang Kering Rebo, bersama 25 peserta snorkling yang dibawa yayasan tadi.

Empat mahasiswa ini masing-masing Hariski,Dini, Adit dan Randi. Mereka ikut dalam rombongan snorkling, walau sebenarnya itu adalah di luar program KKN.

Setelah puas berekplorasi di perairan tersebut, rombongan bermaksud kembali daratan, Pantai Rebo. Perahu fiber pertama berisi 18 orang, termasuk empat mahasiswa. Sedangkan perahu fiber kedua, berisi 11 orang lainnya.

Nahas, saat perahu pertama berisi 18 penumpang itu melaju meninggalkan Perairan Pulau Kering. Perahu mereka oleng dan dihantam gelombang sehingga terbalik. 18 orang ini tercebur ke laut, bersama barang berharga yang mereka bawa.

Beruntung rombongan di perahu kedua berisi 11 penumpang, berada tak jauh dari perahu nahas itu. Narhkoda perahu kedua langsung mengantarkan penumpang 11 penumpang, dan kembali lagi ke lokasi kejadian, tak jauh dari Pantai Rebo. Sedangkan perahu nelayan lainnya yang kebetulan ada di perairan itu ikut memberikan pertolongan, sehingga semuanya selamat.

Akibat kejadian ini Dosen Pembimbing Lapangan Mahasiswa KKN itu, Kurniawan, menjadi kesal. Sebab empat mahasiswa tadi ikut serta dalam kegiatan itu tanpa pemberitahuan kepadanya.

"Saya tegaskan, ini (snorkling ke Karang Kering) bukan program KKN ," kata Kurniawan kepada sejumlah wartawan yang mewawancarainya, Minggu (9/8).

Oleh karenanya, dia meminta mahasiswa KKN tidak beraktivitas di luar petunjuk atau di luar program KKN yang sudah disepakati bersama.

Kasat Polair Polres Bangka AKP Syahbaini mewakili Kapolres AKBP Sekar Maulana, Minggu (9/8) mengaku sudah menyiapkan perahu karet dan personil saat mendengar khabar, mahasiswa UBB tercebur ke laut.

"Tapi semuanya selamat kok. Karena ada perahu di belakangnya yang menolong. Kami dari Satpolair Polres Bangka sempat was-was saat menerima khabar itu. Tapi setelah kami tiba, ternyata mereka selamat. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa, cuma tercebur dan berhasil diselematkan," katanya.(fly)

Sumber: babel news
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved