2017, Percaya Gak Percaya, Ini Ramalan Nostradamus Yang Diyakini Bakal Terjadi

Di panggung dunia, China bakal membuat langkah berani untuk memulihkan "ketidakseimbangan ekonomi" di dunia dengan efek yang luas.

2017, Percaya Gak Percaya, Ini Ramalan Nostradamus Yang Diyakini Bakal Terjadi
net
Nostradamus merupakan pengarang ramalan ternama di dunia. Dia terkenal dengan hasil karyanya berjudul Les Propheties yang terbit untuk pertama kalinya pada tahun 1555. 

BANGKAPOS.COM -- Ramalan Michel de Nostradamus, filsuf Perancis yang hidup pada Abad XVI, telah membuat para ahli terkesima karena tingkat akurasinya yang tepat.

Baca: Peneliti Beri Tanda-tandanya, Kiamat Terjadi Tanggal 5 Oktober 2017, Benarkah?

Menurut para pengikutnya, beberapa ramalan Nostradamus yang dijuluki sebagai “nabi” abad ke-16 itu tentang peristiwa-peristiwa besar telah terjadi.

Baca: Benarkah Ini Tanda Kiamat? Banyak Oknum Siswi SMP hingga SMA Mesum di Tempat Umum

Beberapa peristiwa di antaranya adalah  kemunculan tokoh Adofl Hitler, serangan teror 11 September 2001 atau dikenal dengan sebutan nine eleven, dan kemenangan tokoh kontroversial menjadi presiden terpilih AS, Donald Trump.

Baca: Hary Tanoe Berniat Nyalon Jadi Presiden, Ngaku Punya Akses ke Donald Trump

Lantas bagaimana ramalan Nostradamus tentang tahun 2017 ini?  

Daily Express dalam laporannya pada Minggu (1/1/2017) melaporkan tentang ramalan Nostradamus tersebut.

Baca: Target Tercapai, Perusahaan Ini Ajak Karyawan Liburan Naik Kapal Pesiar

Setelah setahun penuh kejutan dan gangguan politik, para pengikut atau orang-orang yang percaya pada ramalanNostradamus coba memeriksa lagi tulisan-tulisannya tentang bagaimana ia memprediksi tahun baru 2017 ini.

Baca: Hasil Penelitian, Inilah Tipe Pria yang Sebabkan Wanita Orgasme Lebih dari Satu Kali

Di panggung dunia, China bakal membuat langkah berani untuk memulihkan "ketidakseimbangan ekonomi" di dunia dengan efek yang luas.

Ramalan tentang China yang semakin kuat dan berpengaruh itu dipercaya oleh para pengikut atau orang yang percaya bahwa akan mulai terjadi pada 2017 ini.

Italia bisa menghadapi kesulitan keuangan, meningkatnya pengangguran dan utang luar negeri sehingga menjadikan negara itu  "pusat" krisis baru di zona euro.

Negara ini bakal mengalami gejolak ekonomi dan krisis perbankan yang tajam menyusul referendum dan keputusan penguduran diri Perdana Menteri Matteo Renzi pada Desember 2016.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved