Ini Dia Hasil Riset, Medsos dan Internet Biang Keladi Ketidakbahagiaan Banyak Orang di Dunia

Zaman sekarang di mana semua hal terhubung lewat internet dan media sosial tak ayal membuat Anda merasa sesak dan memiliki kewajiban untuk selalu ...

Ini Dia Hasil Riset, Medsos dan Internet Biang Keladi Ketidakbahagiaan Banyak Orang di Dunia
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi. 

BANGKAPOS.COM -- Definisi bahagia pada setiap orang berbeda-beda.

Baca: 10 Menit Bercinta, Muzakir Tiba-tiba Kejang Lalu Peristiwa Mengejutkan ini Terjadi

Ada yang merasa bahagia karena keliling dunia, ada yang bahagia karena menikah, dan ada yang bahagia sesederhana menikmati udara pagi hari.

Baca: Heboh, Ada Pocong Naik Motor di Mojokerto, Lihat Fotonya Kamu Pasti Ngakak Habis!

Zaman sekarang di mana semua hal terhubung lewat internet dan media sosial tak ayal membuat Anda merasa sesak dan memiliki kewajiban untuk selalu terlihat sempurna.

Baca: Peneliti Beri Tanda-tandanya, Kiamat Terjadi Tanggal 5 Oktober 2017, Benarkah?

Ternyata, media sosial dan internet menjadi biang keladi sumber ketidakbahagiaan banyak orang di dunia.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam The New Yorker, rata-rata pengguna media sosial mengaku bahwa dalam kenyataannya sering merasa sedih dan terisolasi.

Baca: 2017, Percaya Gak Percaya, Ini Ramalan Nostradamus Yang Diyakini Bakal Terjadi

Selain itu, mereka juga mengatakan bahwa komunikasi semu di dunia maya membuat perasaan makin terpuruk.

Chrystal Hemesath, PhD, LMHC, and LMFT, mengungkapkan bahwa sesekali cuti dari media sosial memberikan rasa tenang dan berpikir lebih terbuka.

Baca: Mantan Istri Pertama Dodi Triono Ternyata Pernah Dipenjara Karena Lakukan Kejahatan ini

“Saat bermain media sosial, tanyakan pada diri sendiri bahwa apakah ini baik untuk Anda?,” sara Dr Hemesath.

Dia menyarankan, untuk lebih jujur pada diri sendiri mengenai segala hal yang terjadi pada hidup Anda.

“Jujur pada diri sendiri, jangan buka-bukaan di media sosial. Tidak semua kehidupan Anda harus diketahui semua orang, hal itu bisa menjadi beban yang tidak diperlukan,” pungkasnya. (*)

Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved