KPK Sudah Pegang Daftar Pemberi Suap Jabatan

"Semua orang yang mau menjabat, memberi. Kami sudah pegang daftarnya," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo.

KPK Sudah Pegang Daftar Pemberi Suap Jabatan
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo saat ditemui di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati nonaktif Klaten, Sri Hartini, terkait dugaan suap pengisian jabatan di jajaran Pemkab Klaten, Rabu (11/1/2016).

Sri Hartini dimintai keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Kepala SMP Dinas Pendidikan Klaten, Suramlan.

Pemeriksaan Hartini itu merupakan kali pertama sejak KPK menetapkannya sebagai tersangka.

Bersama Suramlan, Hartini berstatus sebagai tersangka kasus jual beli promosi jabatan di Pemkab Klaten.

Hartini tiba di Gedung KPK pada pukul 11.10.

Mengenakan selendang putih menutup kepala, Hartini berjalan masuk tanpa mengucap sepatah kata.

Dia bungkam ketika ditanyai wartawan.

Dia tidak menanggapi mengenai uang sitaan Rp 200 juta dari kamarnya dari hasil penggeledahan KPK.

Begitu juga ketika diminta tanggapannya perihal uang sitaan Rp 2 miliar dari almari putranya, Andy Purnomo.

Sementara itu, penyidik KPK telah mengantongi sumber‑sumber uang dari hasil sitaan di rumah Bupati Klaten dan kamar anaknya.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved