Dengar Ayamnya Bertarung, Pria Ini Malah Pukul Tetangga, Selanjutnya Ini yang Terjadi

Dua orang bertetangga ini sempat adu mulut. Namun Fauzi yang sudah emosi menghajar Karsono dengan tangan kosong. Pukulan Fauzi mendarat di mata ...

Dengar Ayamnya Bertarung, Pria Ini Malah Pukul Tetangga, Selanjutnya Ini yang Terjadi
Youtube
ilustrasi ayam. 

BANGKAPOS.COM, PAKIS -- Ahmad Fauzi (44) menghajar tetangganya, Karsono. Warga Dusun Cokro, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang itu menuding Karsono sengaja mengadu ayamnya hingga babak belur.

Baca: Fenomena Alam yang Unik, Awan Ini Berbentuk Ombak Besar, Disertai Hujan dan Angin Kencang

Kapolsek Pakis, AKP Sonny Setyo Widodo mengatakan Fauzi mengantarkan anaknya ke sekolah, Senin (30/1/2017). Saat di jalan, dia berpapasan dengan Karsono. Karsono kemudian memberi tahu bahwa ayam miliknya dan ayam milik Fauzi bertarung.

Baca: Inilah Rumah 6 Orang Terkaya di Dunia, Dari Pemilik Microsoft Hingga Facebook

“Maksud korban memberi tahu, ayam mereka berkelahi karena kebetulan bertemu. Bukan disengaja diadu,” terang Sonny, Selasa (31/1/2017).

Baca: Turis Rusia Ini Nekat Tidur Bareng di Kuburan, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan

Karsono telah berusaha menjelaskan panjang lebar kepada Fauzi. Namun Fauzi tidak mau menerima penjelasan Karsono. Fauzi balik menuduh Fauzi sengaja mengadu ayamnya.

Dua orang bertetangga ini sempat adu mulut. Namun Fauzi yang sudah emosi menghajar Karsono dengan tangan kosong. Pukulan Fauzi mendarat di mata Karsono sebanyak tiga kali.

Baca: Perempuan 18 Tahun Ini Luluh di Pelukan Pria 66 Tahun, Alasannya Sungguh Mengejutkan

“Akibat pukulan tersebut, mata korban bengkak. Korban kemudian melapor ke Polsek Pakis,” lanjut Sonny.

Baca: Lihat Lingkaran Merah Ini, Anda Dibikin Kesal, Netizen: Sial! Aku Menatap Layar Seperti Orang Idiot

Usai minta keterangan Karsono, polisi menangkap Fauzi di rumahnya. Fauzi kini ditahan di Mapolsek Pakis untuk menjalani proses hukum.

“Pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman penjara selama dua tahun dan delapan bulan,” imbuhnya.
 

Editor: asmadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved