Bertahun-tahun Jadi Pemuas Nafsu, Wanita Ini Ingin Balas Dendam dengan Cara Begini

Seorang wanita Yazidi ingin balas dendam usai bebas dari cengkeraman teroris ISIS

Bertahun-tahun Jadi Pemuas Nafsu, Wanita Ini Ingin Balas Dendam dengan Cara Begini
dailymail.co.uk
Ilustrasi (tidak ada hubungan dengan isi berita). Seorang istri pejuang ISIS (kiri), menyesal bergabung. 

BANGKAPOS.COM - Tekad Heiza Shangkal sudah bulat.

Perempuan Yazidi yang pernah dipaksa jadi budak seks ISIS yang kini sudah pulang ke rumahnya itu hanya ingin balas dendam.

Dia berharap bisa bertemu para militan yang menerornya.

Heiza diculik bersama ribuan perempuan Yazidi lainnya.

Saat itu ISIS menyerbu Irak dalam serangan brutal pada Agustus 2014 lalu.

Sekitar 50 ribu anggota kelompok agama dan etnis yang telah lama dianiaya tersebut terjebak saat ISIS mengepung Gunung Sinjar, Irak utara.

Laki-laki dewasa dibunuh, anak laki-laki ditangkap dan dipisahkan.

Mereka dilatih sebagai tentara anak-anak.

Perempuan dewasa dan anak perempuan dijual jaringan perbudakan seksual.

"Ketika pembantaian tersebut terjadi di Shankal (nama lain yang diberikan orang-orang Kurdi untuk Sinjar) dan ISIS menculik anak-anak dan perempuan,” katanya.

Halaman
12
Editor: Alza Munzi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved