Benarkah Daging Kambing Bisa Bikin Darah Tinggi?

dr Johanes Chandrawinata mengatakan datangnya penyakit darah tinggi saat mengonsumsi daging kambing hanyalah mitos.

Benarkah Daging Kambing Bisa Bikin Darah Tinggi?
Saesherra/Pixabay
Ilustrasi sate kambing 

BANGKAPOS.COM - Pada Jumat (1/9/2017) mendatang, masyarakat Indonesia akan memperingati hari Idul Adha.

Salah satu bagian dari hari Idul Adha yang tak boleh dilewatkan adalah menyantap daging kambing dan sapi bersama keluarga dan teman.

Sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati daging kambing dengan nyaman.

Salah satu hal yang ditakutkan adalah naiknya tekanan darah akibat memakan daging kambing.

Apakah hal itu mitos atau merupakan fakta medis?

Baca: Jelang Hari Raya Kurban, Sapi Ini Nekat Bunuh Diri Terjun dari Gedung

Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr Johanes Chandrawinata, SpGK, mengatakan, datangnya penyakit darah tinggi saat mengonsumsi daging kambing hanyalah mitos.

Bahkan, kata dia, mengunyah satu kilogram daging kambing pun tak akan mendatangkan darah tinggi.

"Kambing cukup sehat asal dagingnya saja, bukan dibarengi dengan jeroan, babat, otak, dan usus,” kata Johanes saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/8/2017).

Johanes menuturkan, daging kambing memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan daging sapi karena kandungan lemak dan kolesterolnya yang lebih rendah.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help