Heboh Isu PKI Bangkit Lagi tapi Kok Tak Muncul-muncul
Orang Indonesia adalah tipe orang yang takut terhadap hantu tapi sangat gemar membicarakannya.
BANGKAPOS.COM - Orang Indonesia adalah tipe orang yang takut terhadap hantu tapi sangat gemar membicarakannya.
Jika ada orang yang mengaku bisa melihat hantu, bisa menangkap tuyul, bisa menangkap genderuwo, warga pun dengan takjub datang berduyun untuk melihatnya.
Mereka datang dengan perasaan takut tapi penuh rasa ingin tahu.
Tapi begitu hantu yang katanya bisa ditangkap dan dimasukkan dalam botol itu tak bisa dilihat mereka mengumpat sejadi-jadinya.
Baca: Tiba-tiba Bung Karno Menangis Tersedu Sambil Memeluk Sukmawati
Sebaliknya pihak yang mengaku-ngaku bisa melihat berusaha menjelaskan sampai setengah mati bahwa dalam botol itu ada hantunya.
Ribut soal hantu ada atau tidak itu, bisa menjadi makin tak terkendali dan memincu bentrokan sehingga mengundang aparat keamanan harus turun tangan.
Masih soal hantu, jika di sebuah desa atau tempat apapun namanya diisukan sedang ada hantu gentanyangan masyarakat juga heboh.
Orang Indonesia tampaknya memiliki karakter suka dihantui karena rasanya “ngeri-ngeri sedap”.
Apalagi kalau ada tokoh masyarakat atau tokoh bangsa yag sengaja menggembor-nggemborkan isu yang bersifat menghantui.
Semua masyarakat merasa terteror dan heboh tapi sekaligus menikmati.
Hal ini juga terjadi ketika hantu PKI yang sudah lebih lima puluh tahun lalu ditumpas tapis dan dikubur dalam-dalam dikabarkan akan bangkit lagi.
Bak hantu drakula yang bangkit dan siap menghisap darah korbannya.
Orang-orang Indonesia yang lahir setelah tahun1965 sudah kenyang didoktrin bahwa ideologi PKI tak boleh bangkit lagi.
Semuanya setuju tapi akhirnya merasa ketakutan juga akan kebangkitan PKI yang sekian puluh tahun telah dilupakan.