Bayi Diculik Tetangga Sendiri, Terungkap Motif Pelaku Nekat Membawanya Kabur Saat Ibunya ke Warung

Ibu kandung dari sang bayi lelaki itu mengaku mengenal pelaku penculikan bayinya yang memang tetangganya sendiri.

Bayi Diculik Tetangga Sendiri, Terungkap Motif Pelaku Nekat Membawanya Kabur Saat Ibunya ke Warung
TribunJakarta.com/Bima Putra
Marlina menangis memeluk bayinya, Aditya, yang sempat diculik orang yang dikenalnya di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Pancoran Mas, Depok, Senin (30/4/2018). 

BANGKAPOS.COM, DEPOK - Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan kepada dua orang wanita yang diduga pelaku pencukikan Aditya Purnomo bayi berusia 25 hari.

Wanita berinisia J dan A itu sekarang ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Polresta Depok.

J yang diduga pelaku ini merupakan tetangga korban.

//

Bahkan, Ibu kandung dari sang bayi lelaki itu mengaku mengenal pelaku yang memang tetangganya sendiri.

Baca: Warga Malaysia Ini Kuburkan Jasad Ayahnya Bersama Uang Tunai Rp 100 Juta, Fotonya Viral

Keduanya ditangkap disebuah rumah kontrakan di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok bersamaan dengan ditemukannya Aditya dalam rumah itu.

"Seneng banget ya Allah, terima kasih pak polisi, media juga, makasih sudah membantu," kata Marlina (32) saat mendekap Aditya, Senin (30/4/2018).

Saat mengetahui satu penculik anak ketiganya, Marlina mengaku kaget.

Aditya, bayi yang sempat diculik di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Pancoran Mas, Depok, Senin (30/4/2018). (Istimewa)
Aditya, bayi yang sempat diculik di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Pancoran Mas, Depok, Senin (30/4/2018). (Istimewa) 

Pasalnya, penculik merupakan sosok perempuan yang dikenalnya.

"Kenal, ibu dari temen main anak sehari-hari, anaknya sering main ke rumah juga. Saya juga enggak tahu motifnya apa, saya enggak tahu," ujar Marlina sembari terisak.

Ranto ayah Aditya mengatakan ia dan istrinya tidak sama sekali curiga dengan pelaku yang sudah dikenalnya.

Baca: Gajinya Disebut Cuma 3 Juta, Ini Tamparan Keras dari Kriss Hatta untuk Billy Syahputra

Aditya, bayi yang sempat diculik selama tiga hari, kini dipastikan berada dalam kondisi sehat.

"Alhamdulillah hasil pemeriksaan tim. Kesehatan bayi dalam kondisi baik," kata Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiarto kepada wartawan, Pancoran Mas, Depok, Senin (30/4/2018).

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro menduga, motif penculikan ini karena pelaku tak memiliki keturunan.

"Kemungkinan besar yang bersangutan (J) itu ingin punya anak. Dia menculik anak karena ingin dipelihara," ujar Bintoro saat dihubungi, Senin (30/4/2018) seperti dikutip dari Kompas.com.

Kepala Polresta Depok, Komisaris Besar Polisi Didik Sugiyarto saat membawa bayi Aditya yang hilang diculik di Depok
Kepala Polresta Depok, Komisaris Besar Polisi Didik Sugiyarto saat membawa bayi Aditya yang hilang diculik di Depok (Kolase TribunBogor/istimewa)

Bintoro menambahkan, status J dan A sejauh ini masih sebatas saksi.

Mereka, saat ini, masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Depok.

"Kami masih ambil keterangannya. Nanti setelah BAP baru kami akan gelar perkara. Kalau terbukti (bersalah) nanti kita tingkatkan statusnya sebagai tersangka," kata Bintoro.

Sementara itu, tetangga korban yang tingga di Kelurahan Mekar Jaya, Sukmajaya, Depok menduga pelaku J sakit hati sehingga menculik Aditya dari rumahnya.

Warga sekitar menghatakan jika J sakit hati lantaran pernah dihina oleh Marliana ibu dari Aditya.

Sebab, pelaku J dan Marlina saling kenal bahkan anak mereka adalah teman main dan sekolah di SD yang sama.

Dari sejumlah fakta itu, dugaan bahwa motif penculikan bayi Aditya adalah karena pelaku sakit hati atau dendam, muncul.

"Warga rata menilai pelaku sakit hati sama ibu si bayi. Karena pelaku merasa dihina sama ucapan ibu bayi, soal isi snack saat rayain anaknya ultah," kata salah seorang warga dimana Marlina dan Jumiati tinggal di Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Senin (30/4/2018).

Walaupun begitu kata dia, sepedas apapun ucapan ibu Aditya, pelaku tak pantas mengambil bayinya.

Karenanya warga mengecam perbuatan Jumiati. "Kalau sakit hati sama ibunya, jangan anaknya yang diculik dong," kata perempuan yang enggan disebutkan namanya itu.

Baca: Pamer Foto Bareng Boy William, Via Vallen Disebut Sengaja Memanas-manasi Ayu Ting Ting

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro menuturkan dugaan bahwa motif penculikan adalah dendam atau sakit hati, diakuinya sangat mungkin.

Karenanya hal itu menjadi salah satu hal yang juga didalami penyidik dengan masih memeriksa dua perempuan terduga pelaku, yang diamankan pihaknya, Senin pagi.

"Motif pastinya, masih didalami, termasuk kemungkinan itu," kata Bintoro.

Ia menjelaskan Kepolisian Resort Kota Depok telah menangkap dua perempuan terduga pelaku penculikan bayi laki-laki, Aditya Hamizan Purnomo, Senin (30/4/2018).

Dua terduga pelaku diamankan dari sebuah rumah kontrakan di Jalan Maliki 2, RT 4/2, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Senin (30/4/2018) pagi.

Pelaku diketahui bernama Jumiati dan turut pula diamankan Ulis, orang yang diminta Jumiati merawat dan mengasuh bayi Aditya yang diculik.

Bintoro menuturkan terduga pelaku penculikan yakni Jumiati ternyata adalah tetangga Marlina, ibu bayi Aditya.

Rumah dimana Jumiati tinggal, cukup berdekatan dengan rumah Marlina di Jalan Flamboyan VI, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok.

Baca: Ditanya Soal Perceraiannya dengan Cucu Soeharto, Lulu Tobing Unggah Foto Ini, Captionnya Bikin Baper

Dari rumah Marlina itulah, bayi Aditya diculik pelaku, saat Marlina sedang belanja sayur ke warung di dekat rumahnya, Jumat (27/4/2018) pagi lalu.

"Ya, terduga pelaku bertetangga dengan ibu bayi Aditya," katanya, Senin (30/4/2018).

Karenanya kata Bintoro pihaknya masih memeriksa kedua perempuan tersebut, untuk mengungkap motif penculikan.

"Motifnya apa, masih terus kami dalami dan pastikan," kata Bintoro.

(Tribun Bogor/Damanhuri)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Terungkap! Motif Pelaku Yang Menculik Bayi di Depok Diduga Karena Dendam dan Ingin Punya Anak Lagi

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved