Ini Dampak Bagi Kesehatan Tubuh Akibat Tercium Aroma Sampah Secara Berulang

Sampah yang menumpuk tentunya memiliki aroma yang menyengat apalagi saat melewati kawasan tersebut sangat pekat tercium bau sampah

Ini Dampak Bagi Kesehatan Tubuh Akibat Tercium Aroma Sampah Secara Berulang
Ira Kurniati
Dokter umum RSUD Pangkalpinang, dr Marco Panjaitan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sampah yang menumpuk tentunya memiliki aroma yang menyengat dan tidak mengenakkan, apalagi saat melewati kawasan tersebut sangat pekat tercium bau sampah. Baik itu sisa makanan maupun sayuran dan lainnya.

Lantas dampak bagi kesehatan tubuh akibat tercium bau sampah dalam waktu yang berulang, sebenarnya tergantung kondisi kebugaran tubuh masing-masing orang. Hal ini dikatakan oleh Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Marco Panjaitan yang menuturkan apabila ada bau yang tercium ke saluran pernafasan, tergantung daya tahan tubuh individu tersebut. Ada yang sensitif sehingga timbul reaksi yang berlebihan atau daya tahan tubuhnya lemah sehingga terkena infeksi saluran pernafasan.

Namun ada pula individu yang tidak memiliki reaksi tersebut, sehingga tidak terjadi hal demikian. Selama tubuh dalam kondisi bugar, seyogyanya tidak akan terjadi masalah saluran pernafasan akibat tercium bau sampah dalam waktu yang berulang.

Marco menganjurkan agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Antara lain selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, makan makanan yang bergizi. Dianjurkan juga untuk meminum suplemen vitamin dan menghindari hal-hal yang berpengaruh terhadap kesehatan, seperti merokok. Agar tubuh tetap bugar dan tidak gampang terdeteksi penyakit.

Selain itu, menurutnya kondisi air bawah tanah yang berdekatan dengan lokasi pembuangan sampah, bisa saja berpengaruh terhadap kesehatan khususnya pencernaan. Namun untuk membuktikan kelayakan air tersebut dikonsumsi yakni melalui uji oleh dinas terkait, agar dapat memastikan higienis nya air tersebut.

Ia pun menyebutkan, agar masyarakat segera konsultasi ke dokter ataupun ahli nya jika memgalami gangguan pencernaan.(*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help