Menguak Kisah Orang-orang Yahudi yang Pilih Menetap dan Hidup di Indonesia

Sejarah diaspora Yahudi mungkin sudah tak lagi asing di telinga kita.Ada banyak alasan yang menyebabkan mereka berdiaspora ke berbagai penjuru dunia

Menguak Kisah Orang-orang Yahudi yang Pilih Menetap dan Hidup di Indonesia
Kuwait Times
Yaakov Baruch mengelola sinagog di Tondano 

BANGKAPOS.COM- Sejarah diaspora Yahudi mungkin sudah tak lagi asing di telinga kita.

Ada banyak alasan yang menyebabkan mereka berdiaspora ke berbagai penjuru dunia.

Seperti misalnya pada 70 M. orang Yahudi berdiaspora karena Yerusalem diserang oleh kerajaan Romawi dan menghancurkan kuil Solomon untuk kedua kalinya.

Atau pada tahun 1.000-1.500-an, ketika Paus sebagai pemimpin tertinggi Eropa menyingkirkan orang-orang yang tidak percaya terhadap Yesus.

Banyak orang Yahudi yang kemudian menyebar ke Mesir, Turki, Asia, hingga Amerika.

Sementara puncak migrasi orang-orang Yahudi ke Indonesia adalah pada masa kolonial Belanda.

Dalam An Obscure History yang ditulis oleh sejarawan Rotem Kowner, orang Yahudi datang ke Indonesia awalnya ke Sumatera dan Jawa sebagai individu, bukan komunitas.

Begitu juga yang diungkap oleh penulis Jacob Saphir, dia menyebut keberadaan orang-orang Yahudi yang datang dari Eropa ke Batavia, Surabaya, dan Semarang pada 1861.

Baca: Mbah Mijan Ikut Beri Tanggapan Soal Video Syur Seorang Wanita Mirip Aura Kasih

Sementara pada masa pendudukan Jepang, orang-orang Yahudi di Indonesia yang jumlahnya diperkirakan sekitar 3.000 pun 'dibersihkan' dan membuat mereka meninggalkan Indonesia.

Meski banyak yang memilih pergi, ada juga beberapa keluarga Yahudi yang memilih menetap di Indonesia.

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help