Ribuan Nyawa yang Melayang, Inilah 5 Perang Saudara Paling Mematikan di Dunia Sepanjang Sejarah

Banyak Nyawa yang Melayang, Ini 5 Perang Saudara Paling Mematikan di Dunia

basfeijen.nl
Kengerian perang 

Ribuan Nyawa yang Melayang, Inilah 5 Perang Saudara Paling Mematikan di Dunia Sepanjang Sejarah

BANGKAPOS.COM -- Perang biasanya dilakukan ketika ada dua kelompok yang bersebrangan atau berbeda kepentingan.

Adapun perang juga bisa terjadi ketika suatu kelompok ingin merebut sementara kelompok yang lain merasa harus mempertahankan kekuasaan.

Perang, selalu merugikan. Tak hanya materi yang hilang, banyak nyawa juga melayang.

Salah satu perang yang paling dikenang sepanjang masa adalah Perang Dunia.

Perang mengerikan yang menelan banyak korban jiwa yang meletus karena diawali ketidaksepakatan antara kubu tertentu.

Mengerikan Jika Manusia Tiba-tiba Musnah dari Bumi, Ini 9 Hal yang Akan Terjadi

Selain Perang Dunia yang melibatkan banyak negara, ada juga perang saudara.

Mungkin terdengar lebih ‘kalem’ dengan adanya kata ‘saudara’, tapi perang-perang saudara ini tak kalah mematikan dari Perang Dunia.

Biasanya perang saudara muncul karena perebutan kekuasaan atau kendali atas negara.

Dilansir dari The National Interest, inilah 5 perang saudara palng brutal sepanjang sejarah.

1. Perang Saudara China

Pada 1927-1950, Tiongkok pernah dilanda perang saudara mematikan.

Pasca Kerusuhan Aksi 22 Mei, Polri Akui Ada Satu Korban Tewas Akibat Peluru Tajam

Perang Sipil Tiongkok itu membuat nasionalis Tiongkok dan gerakan komunis revolusioner saling bertempur ingin menjadi pemenang.

Pada akhirnya, kaum nasionalis di bawah Chiang Kai-shek dievakuasi ke Pulau Taiwan untuk melanjutkan sebagai Republik Tiongkok, sementara komunis di bawah Mao Tse-tung mendirikan Republik Rakyat China.

Akibat perang saudara ini, lebih dari delapan juta orang tewas. Sebagian besar warga sipil terbunuh karena penyakit, kelaparan, dan pembalasan yang dilakukan oleh satu pihak di daerah-daerah yang dianggap bersahabat dengan yang lain.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved