Senin, 20 April 2026

Meresahkan Nelayan Toboali

Tiga Kapal Jaring Cantrang Diamankan

Penangkapan tiga unit kapal nelayan menggunakan jaring tangkap jenis cantrang, sekitar laut Pulau Dapur, Toboali

Laporan Wartawan Bangka Pos, Syafruddin


TOBOALI, BANGKAPO.com -- Penangkapan tiga unit kapal nelayan menggunakan jaring tangkap jenis cantrang, sekitar laut Pulau Dapur, Toboali oleh aparat Kamla (Keamanan Laut) TNI AL Toboali, bermula dari keresahan nelayan Tanjung Ketapang dan sekitarnya atas keberadaan kapal tersebut.

Salah seorang nelayan Tanjung Ketapang Toboali, Hamdan mengaku selama resah, lantaran jaring yang sudah mereka tebar rusak.
"Usai menebar jaring, yang saya dapati bukan ikan yang banyak, malahan jaring  tidak ada lagi dan saat ditemukan kondisi jaring sudah rusak," tutur Hamdan ketika dihubungi Bangkapos.com, Minggu (3/4/2011).

Saking kesalnya, lanjut dia, sejumlah nelayan pun berencana menemui nelayan kapal  warga pedatang itu, Kamis (31/3/2011), saat kapal itu sedang melakukan aktivitas di Pulau Dapur.

Anggota Pos Kamla TNI AL Toboali, Kamis (31/3/2011) langsung menindaklanjuti keresahan nelayan guna mengantisipasi agar tidak terjadi hal tak diinginkan. Anggota Kamis (31/3/2011) pukul 16.00 Wib sore, meluncur ke lokasi untuk mencari keberadaan kapal nelayan tersebut. Operasi dipimpin langsung oleh Letda Laut (S) Sonni P. dengan anggota Serma Heriyanto, Praka Ribut dan Koptu Rudolf.

Upaya menyelusuri sepanjang perairan Pulau Dapur membuahkan hasil. Keesokan harinya, Jumat (1/4/2011), sekitar pukul 08.00 Wib, petugas kembali ke daratan dan membawa tiga unit kapal nelayan asal Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah ini.
"Ketiga kapal nelayan ini masing masing bernama KM Lambung Rani Jaya II dengan 16 ABK, KM Timbul Karya Baru 15 ABK dan KM Barokah Jaya berpenumpang 10 ABK, rata-rata kapal bertonase 27-30 GT" ujar aparat Kamla TNI AL Toboali Letda Laut (S) Sonni P seijin Danlanal Babel, Kolonel Laut, Umar Arief, pada Bangka Pos.com, Minggu (3/4/2011).

Menurut Sonni, anggota juga turut mengamankan tiga warga Tegal yang bertindak sebagai nahkoda tiga unit kapal tersebut, masing-masing adalah Saminu (31), sebagai nahkoda KM Timbul Karya Baru, Udin (40), nahkoda KM Lambung Rani Jaya 2 dan  KM Barokah Jaya di nahkodai oleh Mamo (35) yang kesemuanya nahkoda berasal dari Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah.
Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved