Rabu, 8 April 2026

Jokowi-Kalla Hadiri Kongres IV PDI-P di Bali

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyatakan sikap politik PDI-P sebagai partai pengusung pemerintahan Joko Widodo dan Ju

BANGKAPOS.COM, SANUR — Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyatakan sikap politik PDI-P sebagai partai pengusung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Ketika memberikan mandat terhadap Joko Widodo didasari oleh kesadaran awal akan komitmen ideologis yang berpangkal dari kepemimpinan Tri Sakti.

Komitmen untuk menjalankan pemerintahan negara yang berdaulat berdiri di atas kaki sendiri, berkepribadian dalam bidang budaya. Konsep tersebut merupakan jawaban atas realitas Indonesia yang begitu bergantung dengan bangsa lain.

”Pekerjaan rumah lainnya adalah bagaimana mengatur mekanisme kerja antara pemerintah dan partai politik pengusung. Hal ini sangat penting mengingat hubungan keduanya adalah kehendak dan prinsip dalam demokrasi itu sendiri. Landasan konstitusional pun sangat... sangat... jelas,” tutur Megawati dalam pidato politik pada Pembukaan Kongres IV PDI-P di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Kamis (9/4/2015).

Megawati menegaskan, Undang-Undang tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden mengamanatkan presiden dan wakil presiden dicalonkan partai politik. Jadi, ada landasan konstitusional sehingga pemerintah dan parpol pengusung mesti mengatur mekanisme kerja.

Menurut Megawati, sudah sewajarnya dan sangat wajar jika presiden dan wapres menjalankan garis kebijakan politik partai. Penjelasan itu menurut Megawati sangatlah relevan karena presiden dan wapres saat ini diusung parpol, bukan maju secara independen.

Namun, kata Megawati, ada yang mengatakan partai hanya sebagai ornamen. Itu sama saja mengerdilkan arti.
”Gerakan deparpolisasi, sentimen anti partai makin lantang diteriakkan. Saya yakin deparpolisasi tidak berdiri sendiri,” ujarnya.

Dihadiri Presiden dan Wapres RI

Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri pembukaan kongres tersebut. Keduanya berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Namun, Wapres Jusuf Kalla berangkat lebih awal sekitar pukul 06.00 kemudian disusul Presiden Jokowi sekitar pukul 07.15.

Pimpinan parpol yang terlihat hadir antara lain Surya Paloh (Partai Nasdem), Muhaimin Iskandar (PKB), Wiranto (Hanura), Sutiyoso (PKP Indonesia), dan Romahurmuziy (PPP). Hadir juga Ketua MPR Zulkifly Hasan yang juga Ketua Umum PAN. Para menteri dan para kepala daerah dari PDI-P juga hadir bersama lebih dari 1.000 kader PDI-P.

Tiba di Bali, Presiden langsung meluncur ke tempat acara Kongres PDI-P di Hotel Inna Grand Bali Beach, di Sanur. Hanya beberapa saat kemudian, Presiden, Wapres, Ketua Umum PDI-P Megawati beserta beberapa pemimpin partai politik memasuki balai pertemuan tempat pembukaan kongres.

Ketua Panitia Kongres I Wayan Koster mengatakan, kongres yang berlangsung pada 8-12 April 2015 ini mengusung tema ”Aku Melihat Indonesia” serta diikuti 1.543 utusan dari 34 DPD dan 489 DPC PDI-P se-Indonesia.

Ketika Presiden, Wapres, Megawati, dan pimpinan parpol memasuki tempat acara pembukaan, sejumlah kader PDI-P menyambut dengan teriakan ”Mega, Mega, Mega...”.

Acara Kongres PDI-P dibuka dengan persembahan tari selamat datang Selat Segara oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia Denpasar. Sekitar pukul 10.45, lagu ”Indonesia Raya” berkumandang di ruang pembukaan kongres, disusul mengheningkan cipta, serta pembacaan teks Pancasila. Selanjutnya, mars PDI-P dan pembacaan ”Dedication of Life Bung Karno”.

Seusai menyaksikan tayangan perjalanan PDI-P, Ketua Umum PDI-P Megawati tampil membawakan pidato politik, yang dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda peresmian pembukaan kongres. Acara ditutup dengan doa dan lagu tema kongres ”Aku Melihat Indonesia”.

Setelah pembukaan, Jokowi masih menggelar pertemuan internal dengan PDI-P, sedangkan Jusuf Kalla langsung meninggalkan lokasi kongres. Pertemuan Jokowi dengan PDI-P berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 Wita.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved