Selasa, 12 Mei 2026

Ini Dia Manusia Pertama yang Masuk ke 'Pintu Neraka' di Turkmenistan

Kawah berapi di Turkmenistan yang dikenal dengan julukan 'Door to Hell' atau pintu menuju neraka, terus menerus mengelu

Tayang:
George Kourounis/Caters New Agency
George Kourounis turun ke kawah di Turkmenistan yang telah memancarkan api dalam 40 tahun terakhir 

BANGKAPOS.COM - Kawah berapi di Turkmenistan yang dikenal dengan julukan 'Door to Hell' atau pintu menuju neraka, terus menerus mengeluarkan api sejak 1971.

Seperti dilansir Daily Mail, George Kourounis (44) menjadi orang pertama yang masuk ke dalam kawah sedalam 110 kaki pada 2013. Ia memperkirakan temperatur bisa mencapai 1.000 c tersebut.

Tempat yang mengundang rasa heran dan ngeri tersebut secara resmi dikenal dengan nama The Darvaza Crater. Setelah kecelakaan pengeboran lebih dari 40 tahun lalu, para ilmuwan Soviet memantikkan api untuk membakar gas yang keluar.

Pria asal Kanada memutuskan untuk masuk ke kawah setelah mendengar rumor pemerintah Turkmenistan berencana memadamkan api di kawah.

Tujuannya selain bisa berjalan di permukaan dalam kawah, juga untuk mengkoleksi sampel lumpur yang ada di sana.
Foto yang baru dirilis tahun ini menampilkan gambar Kourounis mengenakan pakaian yang memantulkan memantulkan panas, peralatan bernapas, harness dan pelindung lain.

Ia berada di dasar kawah lebih kurang 15 menit, sebelum naik kembali diangkat oleh timnya. Ia menyelesaikan tantangan itu pada musim dingin 2013. Penelitian dari sampel yang dibawa, ditemukan ada bakteri, meskipun suasana di kawah sangat panas dan kaya metana.

"Karena ini belum pernah dilakukan orang sebelumnya, ada banyak ketidakpastian dan pertanyaan. Berapa panas di dasarnya? Apakah ada udara untuk bernafas? Apakah tali pengaman bisa bertahan, Bagaimana jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan?" pertanyaan itu menghantui Kourounis saat akan turun ke kawah.

Ketika ia berhasil berada di sana, perasaan membuncah. "Saya berada di tempat yang tak pernah ada manusia sebelumnya. Ini seperti berada di planet asing. Sangat menyenangkan, penuh petualangan, berbahaya, pertama kali di dunia dan sebuah kontribusi untuk dunia pengetahuan," katanya.

(Foto: George Kourounis/Caters New Agency)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved