Korban Nanda Tritami Sempat Tabrak Pelaku dan Menjerit Minta Tolong, Tapi Mantan Kakak Iparnya Kalap
Dendam berujung maut! Nanda Tritami tewas ditusuk mantan kakak ipar di Bandung. Sempat tabrak pelaku & jerit minta tolong.
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANDUNG, BANGKAPOS.COM — Suasana Sabtu malam di kawasan Batununggal yang biasanya tenang mendadak mencekam. Sebuah drama mematikan akibat dendam keluarga berujung pada tewasnya Nanda Tritami (26). Meski sempat melakukan perlawanan sengit demi mempertahankan nyawa, korban tak berdaya menghadapi serangan membabi buta dari mantan kakak iparnya sendiri.
Insiden berdarah ini terjadi di Jalan Sekelimus Tengah, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Sabtu (9/5/2026) malam. Pelaku berinisial CMM (30) kini telah diringkus pihak kepolisian.
Motif Dendam: Dipersulit Bertemu Anak
Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo, mengungkapkan bahwa tindakan keji ini bukan terjadi tanpa alasan. Berdasarkan penyidikan sementara, motif utama tersangka adalah sakit hati yang mendalam pasca-bercerai dengan kakak korban.
"Tersangka merasa sakit hati karena akses untuk bertemu buah hatinya dipersulit pasca-bercerai dengan kakak korban," ujar Sulardjo saat memberikan keterangan resmi, Minggu (10/5/2026).
Dugaan Pembunuhan Berencana: Pisau Disiapkan Sejak Pagi
Tragedi ini diyakini bukan merupakan aksi spontan. Polisi menemukan indikasi kuat bahwa CMM telah menyusun strategi untuk menghabisi nyawa mantan adik iparnya tersebut.
Tersangka diketahui berangkat dari wilayah Rancasari menuju kediaman korban menggunakan angkutan kota dengan membawa senjata tajam yang sudah disiapkan sebelumnya.
"Sudah direncanakan sejak pagi. Pisau dapur yang digunakan juga sudah disiapkan pelaku. Kami masih terus mendalami keterangannya," tegas Sulardjo.
Kronologi Duel Maut di Sekelimus
Detik-detik mencekam terjadi di area belakang sebuah rumah makan Padang. Pertemuan antara Nanda dan CMM langsung berujung pada cekcok hebat. Dalam kondisi terdesak, Nanda sempat melakukan upaya pembelaan diri yang dramatis.
"Korban sempat mencoba membela diri dengan menabrak pelaku menggunakan mobil pribadinya. Setelah korban turun dari mobil, terjadi perkelahian," ungkap Kapolsek.
Teriakan minta tolong korban sempat memecah keheningan malam saat ia mencoba menghalau serangan pelaku. "Korban sempat menendang pelaku sambil berteriak meminta tolong," tambahnya.
Namun, CMM yang sudah gelap mata tak menghiraukan teriakan tersebut. Ia langsung menghujamkan pisau dapur ke arah dada korban sebanyak empat hingga lima kali secara brutal.
Luka Fatal di Bagian Vital
| Sosok TD Ketua Hipmi Bandung yang Terseret Kasus Cek Kosong Rp3 Miliar |
|
|---|
| Permohonan Ditolak PA Bandung, Teddy Pardiyana Sekarang Siapkan Gugatan Baru Demi Warisan Bintang |
|
|---|
| Cheryl Darmadi Disebut di Sidang Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Dugaan Dana Rp455 Miliar Terungkap |
|
|---|
| Persib Bandung vs PSIM: Prediksi Skor, Jadwal dan Preview |
|
|---|
| Motif Pembunuhan Dumaris, Pelaku Sakit Hati selama Jadi Menantu, Kini Terancam Hukuman Mati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210422-ilustrasi-pembunuhan-4.jpg)