Agar Tak Ngantuk, Jangan Makan Makanan ini Saat Mudik
Mengantuk merupakan masalah yang paling sering dihadapi para pengendara mobil maupun motor saat menempuh perjalanan panjang
BANGKAPOS.COM, JAKARTA, - Mengantuk merupakan masalah yang paling sering dihadapi para pengendara mobil maupun motor saat menempuh perjalanan panjang di musim mudik. Mengantuk saat berkendara harus dihindari agar mudik berjalan lancar dan selamat sampai kampung halaman.
Nah, untuk mengusir rasa kantuk, bisa disiasati dari asupan makanan saat sahur maupun berbuka puasa. Dokter Spesialis Gizi Tirta Prawita Sari mengungkapkan, untuk makan sahur sebaiknya hindari makanan yang bisa menaikkan kadar gula darah seperti nasi putih dan minuman manis.
"Memang makanan manis bisa memberikan energi dengan cepat, tetapi hanya sementara saja," kata Tirta saat ditemui pekan lalu.
Makanan dengan karbohidrat tinggi mudah diserap tubuh sehingga lebih cepat terasa lapar. Kalau sudah lapar, tubuh akan terasa lemas dan mudah mengantuk. Perbanyaklah protein dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, jagung, dan gandum. Kedua jenis makanan akan membuat rasa kenyang lebih tahan lama.
Makanan atau minuman manis, cocok untuk berbuka puasa. Namun, jangan berlebihan mengosumsinya. Khusus untuk pengendara mobil maupun motor, Tirta menyarankan untuk tidak langsung makan besar sekaligus. Apalagi jika akan melanjutkan menyetir kendaraan seusai berbuka puasa.
Cukup minum air putih atau teh manis dan dua potong kurma terlebih dahulu. Makanlah secara bertahap. "Kalau makan sekaligus terlalu banyak, aliran darah akan konsentrasi ke pencernaan. Dampaknya jadi ngantuk. Jadi, saat buka jangan makan terlalu makan banyak dulu agar masih ada aliran darah cukup dibawa ke otak," terang Tirta.
Jika mengantuk, berhentilah berkendara. Mengantuk saat berkendara bisa mencelakakan diri sendiri dan orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/makanan-sehat-pria_20150526_211925.jpg)