Sabtu, 16 Mei 2026

Mengintip Kerajinan Pewter

Sebulan Habiskan 33 Kilogram Timah

Menurutnya, kerajinan pewter dapat saja dijadikan sebagai tujuan wisata.

Tayang:
Bangka Pos/ resha
Dwi Darma Pewter di Gang Kalamaya 2, Kelurahan Bacang, Jalan Depati Hamzah, Pangkalpinang, Kamis (30/7) 

"Setahu saya cuma ada empat, di Museum Timah, TKF di Jalan Sudirman, Dwi Darma dan di kawasan bandara," kata Novi.

Menurutnya, kerajinan pewter dapat saja dijadikan sebagai tujuan wisata. Pertimbangannya, tidak banyak orang yang mengetahui proses pembuatan kerajinan timah di Babel.

Novi berharap mendapat perhatian pemerintah. Setidaknya perajin seperti mereka disediakan lokasi workshop yang nyaman dan representatif.

"Kendalanya, lokasi workshop berada di pemukiman dan rumah pribadi. Debu menyebar kemana-mana.

Harusnya ada bengkel khusus. Kerajinan ini belum populer di Bangka, anak-anak muda kurang tertarik melestarikan keahlian membuat kerajinan berbahan timah," ungkap Novi. (alza munzi/nordin)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved