Eksotis Bentang Alam Bukit Peramon
Selama pendakian itu, pengunjung hanya cukup melewati hutan - hutan kecil, dan hempitan jalan di sisi kiri dan kanan batu granit.
Penulis: Disa Aryandi | Editor: edwardi
Laporan wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Memiliki bentangan alam cukup luas, merupakan sebuah keunggulan terdapat di puncak Bukit Peramon. Kawasan Hutan Produksi (HP) yang terletak di Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung itu, memiliki pemandangan yang eksotis, untuk memanjakan mata.
Dari ketinggian bukit sekitar 150 meter diatas permukaan laut (MDPL), terlihat harmoni alam bebas yang sangat sejuk. Pepohonan di seputaran bukit, yang memiliki 80 persen tekstur batu granit itu, masih cukup terjaga dan terawat dari ilegal logging maupun penambangan liar.
Untuk menggapai puncak bukit Peramon, terbilang tidak begitu sulit. Pengunjung hanya cukup melakukan sedikit pendaki dari kaki bukit Peramon. Selama pendakian itu, pengunjung hanya cukup melewati hutan - hutan kecil, dan hempitan jalan di sisi kiri dan kanan batu granit.
Selama perjalan itu, pengunjung akan menemukan beberapa tekstur batu granit yang sangat besar. Dibeberapa bagian tekstur bebatuan granit itu, pengunjung bisa melihat - lihat, sebuah lobang besar yang menyerupai goa. Jarak tempuh menuju puncak bukit Peramon itu, diperkirakan memakan waktu pendakian sekitar 20 - 30 menit.
Setiba di puncak bukit Peramon, rasa lelah selama perjalanan pendakian, sepenuhnya akan terbayar dengan keindahan bentang alam bebas. Dipuncak bukit ini, pengunjung bisa secara langsung menikmati alam bebas, diatas tekstur batu granit.
Dipuncak itu, pengunjung akan menemukan tiga buah hamparan batu granit yang sangat luas. Tiga hamparan batu itu, tersusun rapi dan memiliki perbedaan ketinggian sekitar tiga meter, dari satu hamparan ke hamparan batu granit lainnya.
Salah satu unggulan utama di bukit ini, pengunjung bisa melihat langsung keadaan pesisir pantai utara Pulau Belitung dari ketinggian. Bahkan, kondisi keberadaan pulau Lengkuas dari kejauhan, akan sangat terlihat dibalik hembusan angin yang ada di atas bukit tersebut.
Bukit Peramon, merupakan sebuah bukit yang memiliki luasan sekitar 200 hektar. Dari Pusat kota Tanjungpandan, untuk menuju lokasi perbukitan itu, hanya cukup menempuh perjalanan sekitar 19 Kilometer (KM). Awal menuju bukit tersebut, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sebelum tiba di bukit Peramon, pengunjung akan melewati satu kantor Polsek Sijuk dan tiga Desa dari kota Tanjungpandan. Tiga Desa itu adalah, Desa Air Merbau, Air Rembikang, dan Air Seruk. Bukit Peramon, berada tepat dibagian sisi kiri Jalan Raya, atau awal masuk Desa Air Selumar.
Sepanjang menikmati perjalanan itu, pengunjung juga akan bisa menikmati hutan-hutan kecil, dan pemukiman warga. Untuk menuju kaki bukit Peramon, pengunjung akan melewati jalan beraspal dan kendaraan bisa langsung diparkirkan di kaki bukit.
Kondisi bukit peramon, merupakan sebuah potensi alam yang sangat luar biasa. Bukit ini, merupakan salah satu aset negara, untuk membangkitkan dunia pariwisata, khususnya di Negeri Laskar Pelangi. Sehingga, dengan adanya potensi itu, pengunjung harus tetap menjaga kondisi kealamian dari alam tersebut. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bukit-peramon_20150823_123531.jpg)