Breaking News
70 Persen Terumbu Karang Pantai Penyusuk Tertutup Lumpur
Yayasan Sayang Babel Kite dari Universitas Bangka Belitung yang dikomandoi Indra Ambalika meminta Pemkab Bangka serius menangani sektor pariwisata
Penulis: nurhayati | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Yayasan Sayang Babel Kite dari Universitas Bangka Belitung yang dikomandoi Indra Ambalika meminta Pemkab Bangka serius menangani sektor pariwisata di Kabupaten Bangka.
Selama ini sektor pariwisata seperti dianaktirikan oleh pemerintah daerah.
"Sektor wisata tidak hanya menjadi anak tiri. Selama ini kami merasa semakin dianaktirikan. Semoga saja actionnya nggak jadi anak tiri lagi," kata Indra Ambalika, Dosen UBB saat menyampaikan orasinya di depan Bupati Bangka H Tarmizi Saat bersama Forkominda, Minggu (13/9/2015) di Pantai Penyusuk.
BACA: 10 Kapal Isap Kepung Pulau Putri, Bupati Datang Kapal Menjauh
Berdasarkan hasil tim eksplorasi tim terumbu karang UBB sudah dihitung tutupan karangnya di Pantai Penyusuk sangat mengecewakan karena hampir 70 persen karang dari yang diukur tertutup lumpur.
Padahal menurutnya Pantai Penyusuk dengan Pulau Putri dan Pulau Lampu seperti Pulau Lengkuas di Belitung.
"Pantai Penyusuk tak kalah bagus. Permaasalahanya cukup tidak untuk kita kembangkan. Ternyata terbukti di Belitung nelayan-nelayan Sabtu Minggu full semuanya nggak turun ke laut nangkap ikan lagi semua bawa wisatawan," ungkap Indra.
BACA JUGA: Jokowi Berhasil Lobi Arab Saudi Tambah 10 Ribu Kuota Haji 2016
Dia yakin jika Pantai Penyusuk dikembangkan pariwisata maka nelayan akan hidup dan merasakan berkahnya wisata bahari.
"Kami berharap pemerintah daerah serius membangun wisata disini," harap Indra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pantai-penyusuk-11_20150913_124846.jpg)