Ki Entus Susmono Mendalang Pakai Bahasa Indonesia
Pertunjukan khusus mewarnai puncak perayaan HUT Ke-258 Pangkalpinang di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang
Liputan Harian Bangka Pos
- Puncak HUT Ke-258 Pangkalpinang Meriah
PANGKALPINANG, BANGKA POS - Pertunjukan khusus mewarnai puncak perayaan HUT Ke-258 Pangkalpinang di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang, tadi malam. Kolaborasi dambus dengan gamelan Jawa mengiringi pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang menampilkan dalang, Ki Enthus Susmono.
Tidak hanya itu, Ki Enthus Susmono, yang juga adalah Bupati Tegal, Jawa Tengah, mendalang menggunakan bahasa Indonesia. Kehadiran dalang yang kerap memberikan ceramah dalam setiap pementasannya itu menarik perhatian pengunjung yang memadati ATM.
Wali Kota Pangkalpinang, M Irwansyah mengaku sengaja mendatangkan Ki Enthus Susmono sebagai bentuk menjalin silahturahmi. Dia juga menegaskan biaya mendatangkan Ki Enthus tak sebesar yang tersiar di masyarakat.
"Kebetulan juga dia teman saya dan jujur saja, biaya untuk mendatangkan mereka tidak besar. Bukan Rp 900 juta yang disebut banyak orang," kata Wawan, sapaan akrab Irwansyah, Kamis (17/9).
Puncak perayaan HUT Ke-258 Pangkalpinang diawali Tari Campak. Acara berlanjut pagelaran wayang kulit dengan lakon Gatot Kaca. Sinden Megan, dari Amerika Serikat, mengiringi gerak wayang yang dibawakan Ki Enthus Susmono.
Perayaan HUT Ke-258 Pangkalpinang dimulai upacara di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang. Kegiatan itu dilanjutkan Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Pangkalpinang. Rombongan kemudian menghadiri peresmian rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni di Kelurahan Ketapang.
Sebelum puncak perayaan tadi malam, ribuan orang mengikuti Nganggung Akbar di sepanjang Jalan Merdeka, tepatnya di depan rumah dinas Wali Kota. Masyarakat yang hadir di nganggung akbar dihadapkan sebanyak hampir 3.000 dulang berisi makanan. Mereka tampak antusias membuka tudung saji yang menutupi dulang.
"Tahun depan kita selenggarakan ini, karena kita lihat luar biasa antusiasnya, mudah-mudahan bisa menjadi potensi pariwisata di Kota Pangkalpinang, untuk hari ini dulang yang disediakan hampir 3000 dulang," kata Wawan di sela acara Nganggung Akbar.
Dia menambahkan tradisi nganggung bisa mempersatu masyarakat dari berbagai golongan. Wawan melihat di kegiatan itu masyarakat bersatu dengan kebersamaan pemerintah kota Pangkalpinang.
Plh Gubernur Babel Hidayat Arsani yang hadir pada rangkaian kegiatan HUT Kota Pangkalpinang mengatakan kegiatan nganggung bisa berpotensi meningkatkan sektor pariwisata di Pangkalpinang. Kegiatan itu memiliki nilai juga jika menjadi sektor pariwisata Pangkalpinang.
"Kita harapkan HUT Kota Pangkalpinang yang ke 258 kita kita songsong dengan terus melakukan pembangunan, saya tidak mau Pangkalpinang terhambat karena pejabat yang kurang menguasai, kita akan urus nanti, dan kita sebagai Provinsi Babel sudah terkenal dengan adat istiadatnya berharap kita bekerja sama, tidak terpisah-pisah dengan kabupaten lain, kita harus selalu bersama," kata Hidayat dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Pangkalpinang, Kamis (17/9).
Anggota Komisi I DPRD Pangkalpinang Rio Setiadi menyayangkan undangan pertunjukan wayang kulit tertulis parlementaria DPRD Kota Pangkalpinang. Justru dia baru mengetahui, kegiatan tersebut kerjasama pihak ketiga dengan Sekretariat DPRD Pangkalpinang.
"Saya baru tahu tadi pagi, kalau ada undangan dari sekretariat dewan yang di undangannya tertulis parlementaria DPRD Kota Pangkalpinang. Saya tidak tahu apa itu parlementaria. Bukan masalah kecewa karena sudah siap acaranya. Hanya saja, kenapa kami tidak tahu ada acara wayang kulit, apalagi durasi sampai pagi, dini hari. Apakah cocok nanti dengan masyarakat Pangkalpinang, yang nonton wayang kulit pasti bingung dengan bahasa dalang," kata Rio.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dalang-ki-enthus_20150918_082547.jpg)