Rabu, 8 April 2026

Breaking News

Sudah Dipukuli, Ditelanjangi Oleh Puluhan Oknum Polisi Malah Damai

Andri yang mewakili keluarga Izul, resmi mencabut laporan yang mereka buat di Satreskrim Polres Pangkalpinang, Rabu (30/9/2015) silam.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: edwardi
bangkapos.com/Anthoni
Tiga pengantar ayam Izul (24), Yanto (29) dan Rahmat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus pengeroyokan yang melibatkan 26 oknum anggota Dit Sabhara Polda Babel dengan tiga pengantar ayam Izul (24), Yanto (29) dan Rahmat akhirnya berujung damai.

Andri yang mewakili keluarga Izul, resmi mencabut laporan yang mereka buat di Satreskrim Polres Pangkalpinang, Rabu (30/9/2015) silam.

Kapolres Pangkalinang AKBP Heru Budi Prasetyo tak menampik kabar yang menyebutkan bahwa kedua belah pihak telah berdamai.

BACA : Korban Pengeroyokan Oknum Polisi Mendapat Rp 14 Juta/Orang

 BACA JUGA : 26 Anggota Sabhara Polda Babel Terancam Sanksi Disiplin

Kesepakatan damai tersebut merupakan inisiatif dari kedua belah pihak.

Menurut mantan Kasigakkum Dit Polair Polda Babel itu kedua belah pihak baru menyadari, jika kasus pengeroyokan itu terjadi akibat dipicu emosional sesaat.

" Benar kedua belah pihak telah berdamai. Mereka pun telah mencabut aduannya. Ini inisiatif kedua pihak," kata Heru Budi.

 BACA JUGA : Polisi Ini dan Puluhan Rekannya Keroyok dan Telanjangi Teman Sekolah

 "Mereka baru sadar kalau kejadian ini terjadi karena emosi sesaat," ujar Kapolres di dampingi Kasat reskrim AKP Sopian dan Kasat Intelkam Iptu M Adi Putra Senin (12/10/2015).

Diberitakan sebelumnya Izul, Yanto dan Rahmat menjadi korban pengeroyokan puluhan oknum anggota Sat Sabhara Polda Babel, Rabu (30/9/2015) dini hari lalu.

Sebelumnya Izul (24), Yanto (29) dan Rahmat (24), tiga pengantar ayam yang dikeroyok anggota polisi Direktorat Sabhara Polda Babel mendatangi Polres Pangkalpinang, Senin (5/10) siang. Mereka didampingi Rosi, kakak Izul.

Dalam kunjungan kali ini, Izul mengungkap identitas dua pelaku pengeroyok yang dikenalnya. Seorang dari dua pelaku itu adalah teman sekolahnya.

"Saya tahu karena mereka ada ke rumah ngajak berdamai. Bahkan yang satu itu bekas teman sekolah saya," kata Izul di Polres Pangkalpinang, Senin (5/10).

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved