Nenek 72 Tahun Sempoyongan Usai Loncat dari Bus
Oma Non yang duduk di dekat pintu belakang bus tiba-tiba melompat saat bus masih meluncur di jalan.
Ada yang menyarankan, menghentikan bus dengan memasukannya ke dalam selokan, tapi ia menolak, dan memilih menepi di tempat yang lebih aman.
Maxi mengatakan, akan mencoba memperbaiki rem tersebut.
Meski mengalami kecelakaan, penumpang tak menyalahkan supir, bahkan mereka membayar ongkos bus Rp 10,000.
Termasuk Oma Non, merogoh uang dalam tasnya untuk membayar ongkos.
Para penumpang yang terlantar kemudian menumpang mobil yang melintas. Oma Non pun ikut.
Kasus rem bus blong sudah kali kedua terjadi belakangan ini di Tomohon.
Sebelumnya sebuah bus di Rurukan rombongan Guru Agama terperosok dalam selokan gara-gara rem blong.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tomohon AKP Ferdinand Runtu mengungkapkan, karakteristik jalan di Kota Tomohon yang berbukit dan banyak tikungan mengharuskan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.
"Terutama rem yang kerap menjadi masalah di kondisi jalan berbukit," katanya.
Pengelola kendaraan angkutan umum diharapkan mengecek betul keadaan kendaraan sebelum melayani jasa angkut penumpang. (Tribun Manado)
FOLLOW Twitter @bangkapos dan LIKE Halaman Facebook:bangkapos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bus_20151023_111105.jpg)