Breaking News
Penambang Timah di Kolam PLTD Merawang Minta Tidak Ditertibkan
Puluhan pelimbas pasir timah di kolong PLTD Merawang tempat sumber air baku PDAM Tirta Bangka berharap mereka tidak ditertibkan.
Penulis: deddy_marjaya | Editor: edwardi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya
TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Puluhan penambang pasir timah di kolong PLTD Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung tempat sumber air baku PDAM Tirta Bangka berharap mereka tidak ditertibkan.
Menurut Fendi, mereka hanya mengais pasir timah saat kolong dalam kondisi menyusut airnya karena musim kemarau.
Sebab, jika hujan turun dan air memenuhi kolong mereka tidak berani melimbang pasir timah.
"Jangan ditertibkan bang, kami cuma melimbang pas surut air kayak ini saja," kata Fendi kepada Bangkapos.com, Kamis (5/11/2015).
BACA: Pria Perkasa yang Sanggup Layani 6 Istrinya Bersamaan Punya Intan Berharga 2 Triliun
Terpisah Dirut PDAM Tirta Bangka Welliandra mengaku dalam kondisi serba salah menghadapi masyarakat yang melimbang.
Namun karena pihaknya tidak sementara menyedot air di kolong PLTD Merawang akibat robohnya pipa pompa air kegiatan pelimbang diberikan toleransi.
Selama mereka tidak menambang dengan menggunakan mesin tidak akan dipermasalahkan.
"Kalau dibilang mengganggu, ya menggangu tapi kita beri toleransi la," kata Welliandra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pelimbang-serbu-kolong-pltd-merawang_20151105_132816.jpg)
