Kamis, 7 Mei 2026

Kematian Tragis Bripda Ricky di Ujung Pistol Tinggalkan Rahasia

Meninggalnya Bripda Ricky Ricardo Tanasal meninggalkan kesedihan mendalam bagi sang kekasih.

Tayang:
Editor: fitriadi
HANDOVER/DOK.POLDA SULSELBAR
Bripda Ricky Ricardo dan Bripda Fitri. 

“Kenapa tidak?” kata Bripda Ricky seraya menyatakan tekad untuk segera melamar sang kekasih.

“Saya tidak bisa meyakinkan orangtua. Orangtua saya belum bisa terima karena kita beda agama. Saya tidak bisa lagi jelaskan ke orangtua, kita putus saja,” ucap Fitria lagi.

Ricky terdiam. Dia hentikan laju mobilnya tepat di depan Rumah Adat Mamuju.

Tangannya tiba-tiba meraih senjata api di dasboard mobil lalu mengarahkan ke kepala di belakang telinganya.

“Jangan......!!!!!!,” teriak Bripda Fitria bersamaan dengan itu terdengar suara ....Dooorrr......

Darah muncrat dari kepala Ricky.

Fitria segera turun dari mobil lalu menelepon rekannya di Polres Mamuju.

Personel Polres Mamuju tiba di lokasi dan mengevakuasi Bripda Ricky ke Rumah Sakit Mitra Manakarra, Mamuju.

Setelah observasi, dokter di RS Mitra Manakara memastikan proyektil bersarang di kepala Bripda Ricky.

"Ada sisa proyektil di kepalanya, harus dirujuk ke Makassar,” kata sang dokter.

Bripda Ricky kemudian dinaikkan ke mobil ambulans untuk dibawa ke Makassar.

Namun dalam perjalanan, di daerah Polman, sekitar 246 kilometer lagi ke Makassar, Bripda Ricky meninggal dunia.

Ambulans memutar arah kembali ke rumah keluarga Bripda Ricky untuk disemayamkan di rumah duka.

Polisi memastikan Bripda Ricky meninggal dunia usai menembak kepalanya karena masalah asmara dengan pacarnya.

"Ia hanya khilaf dan lagi emosional saat cekcok dengan pacarnya," ujar Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pudji Hartanto.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved