Rabu, 8 April 2026

Daryono Takut Jadi Korban Money Politik

Timses Paslon Nomor Urut 2 Parhan Ali-Markus (PAHAM), Badri mengaku tidak tahu adanya dugaan monye politics seperti yang dilaporkan Daryono.

ilustrasi kain sarung untuk pilkada 

JEBUS, BANGKA POS - Daryono, warga Desa Limbung, Kecamatan Jebus mendatangi Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Jebus, Senin (7/12).

Dia melapor dugaan money politics berupa pembagian kain sarung di Desa Limbung.

Daryono juga orang yang membagikan kain sarung itu ke tetangganya.

"Semua sudah ku bagikan, karena orang minta tolong ke saya, tapi setelah membagi kain tajung (sarung), saya lapor ke kawan saya, setelah dijelaskan bahwa itu nggak boleh, saya takut terlibat dan jadi korban, makanya saya lapor ke Panwas Jebus," kata Daryono, Senin (7/12).

Daryono mengaku membagikan 13 lembar kain sarung ke tetangga di dekat rumahnya, Minggu (6/12) sekitar pukul 19.30 WIB.

Katanya, kain sarung itu diserahkan Alias yang meminta tolong agar dibagikan.

"Pak Alias tidak menyebut dari pasangan calon. Dia pesan, bahwa sarung ini dari Alias, itu saja pesannya," ujarnya.

Pengakuan Daryono diamini Alias. Namun dia mengaku tidak mengenal pengantar kain sarung ke kediamannya.

"Barang itu dititip ke rumah saya pas saya ke kebun. Saya nggak tahu siapa yang mengantarkan dan menitipkan barang, setelah pulang dari kebun, tetangga ada yang bilang, sesuai pesan dari yang ngantar, pesannya tolong kasih ke Daryono. Jadi karena ada perintah seperti itu, lalu ku suruh Daryono untuk membagikan," kata Alias saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (7/12) malam.

Alias sempat bertanya ke istrinya soal kain sarung tersebut. Tapi istri Alias juga tidak tahu siapa pengirimnya.

"Bagi saya yang penting di masyarakat jangan terjadi gejolak, berpolitiklah dengan baik. Saya nggak tahu persoalan ini, politik saja saya nggak tahu, semua paslon ku kenal dengan baik," ujarnya.

Alias juga mengaku bukan tim sukses pasangan calon. Dia sempat hendak dijadikan timses namun menolak.

"Ku bukan timses, ku tim bayangan dari nomor 2, tapi tidak terlibat di partai, SK nggak ada dan juga ku dak mau jadi tim," tandas Alias.

Timses Paslon Nomor Urut 2 Parhan Ali-Markus (PAHAM), Badri mengaku tidak tahu adanya dugaan monye politics seperti yang dilaporkan Daryono. Pernyataan serupa disampaikannya saat diinformasikan ada laporan serupa di Dusun Penegak Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang.

"Kami dak tahu masalah itu, di Jebus kan ada danpur (komandan tempur) sendiri, di Tempilang juga ada danpurnya sendiri, kalau masalah itu saya kurang tahu, karena ada danpurnya masing-masing," kata Badri, yang merupakan sekretaris DPC PDIP Kabupaten Bangka Barat, Senin (7/12).

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved