Minggu, 17 Mei 2026

5 Hantu Top di Indonesia Mulai Punah Ditelan Zaman

Hantu yang dianggap sangat populer di zaman dahulu, kini sudah semakin 'punah'

Tayang:
Editor: fitriadi
pulsk.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Pengertian hantu berbeda-beda setiap negara dan daerah.

Hantu dipercaya oleh sebagian masyarakat. Meskipun sebagian orang mengaku pernah melihat hantu secara langsung, atau bisa melihat hantu, tapi hantu tetap saja dianggap makhluk halus yang tak kasat mata.

BACA: Remaja Mengendap-ngendap Bawa Tas Berisi Mayat Bayi di Kuburan

Menurut kepercayaan masyarakat, hantu memiliki berbagai macam jenis, seperti tuyul, kuntilanak, genderuwo, sundel bolong dan masih banyak lagi.

Tapi, tahu kah kamu ada beberapa jenis hantu yang hilang gara-gara perkembangan zaman. Hantu yang dianggap sangat populer di zaman dahulu, kini sudah semakin 'punah', bahkan nyaris hilang gara-gara perkembangan zaman.

Untuk itu, perlunya kamu ketahui beberapa hantu yang punah akibat perkembangan zaman yang berikut ini
seperti dilansir Pulsk.com.

1. Kolongwewe

Kolongwewe ini merupakan hantu yang terkenal suka menculik anak kecil. Namun, sekarang kolongwewe
sudah menjadi tidak terkenal lagi, karena ia tidak bisa menculik anak kecil lagi.

BACA: Ditiduri Polwan Secantik Bripda Fela, Kotak Suara Ini Dijamin Aman

Hal itu dikarenakan perkembangan zaman yang semakin maju dan menciptakan banyak teknologi canggih sehingga membuat anak-anak kecil betah di rumah pada malam hari untuk menonton Tv atau bermain gadget.

Oleh karena itu, kolongwewe semakin tidak di kenal lagi oleh masyarakat di zaman sekarang.

2. Sundel Bolong

Sundel bolong ini merupakan jenis hantu yang masih saudaraan sama kuntilanak, tapi yang bedanya hanya punggungnya saja yang bolong.

Tapi, meskipun masih saudaraan, sundel bolong kalah saing dengan kuntilanak yang sampai saat ini masih populer di layar kaca.

BACA: ABG Gadaikan Tubuhnya Pada Pria Tua Demi iPhone 6

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved