Pilkada Serentak Babel 2015
Tiga Inkumben Tumbang di Bangka Belitung
Erzaldi Rosman dan Ibnu Saleh melakukan sujud syukur pasca kabar kemenangan mereka
PANGKALPINANG, BANGKA POS - Tiga dari empat Pilkada Serentak 2015 di Bangka Belitung mengerucut pada kemenangan salah satu pasangan calon, Rabu (9/12).
Dua diantaranya kemungkinan besar tidak akan berubah. Dua pasangan itu adalah Erzaldi Rosman-Ibnu Saleh di Bangka Tengah, dan Yuslih Ihza-Burhanuddin di Belitung Timur.
Sementara di Kabupaten Bangka Barat, keunggulan Sukirman-Safri dan Parhan Ali-Markus belum bisa dipastikan.
BACA: Ini Hasil Hitungan Cepat Poltracking Indonesia di Pilkada Babel
Kedua kubu memiliki data yang menguntungkan masing-masing pihak. Hasil hitung cepat lembaga survei Poltracking pun tidak bisa dijadikan acuan karena pertimbangan metode penghitungan.
Erzaldi-Ibnu Saleh dan Yuslih Izha-Burhanuddin mungkin bakal memimpin Bangka Tengah dan Beltim setelah pasangan lain dalam Pilkada di masing-masing daerah secara tidak langsung mengakui kemenangan mereka.
Di Bangka Tengah, pasangan Patrianusa Sjahrun-Habibullah tak kuasa menahan airmata setelah melihat hasil penghitungan tim Pahala di posko pemenangan, Jalan Sinar Bulan, Koba, Kabupaten Bangka Tengah.
Berdasarkan data yang dikumpulkan tim Pahala dari TPS, Patrianusa-Habibullah meraup 24.787 suara atau 45,8 persen suara.
Perolehan itu dibawah pasangan Erzaldi-Ibnu Saleh yang mendapat 29.885 suara atau 54,2 persen suara.
BACA: Sukses Antar Kakaknya Menang di Beltim, Yusril Ditantang Maju di Pilkada DKI
Sedangkan Basuri Tjahaja Purnama bergegas ke Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim, untuk mengucapkan selamat kepada Yuslih Ihza-Burhanuddin.
Hal itu dilakukannya setelah melihat hasil penghitungan sementara Pilkada Beltim 2015.
Sebelum pergi, Basuri sempat berpamitan dengan anggota tim sukses dan sejumlah orang yang terlibat dalam real count paslon dengan tagline 'Baja' ini.
Inkumben tumbang.
Hasil sementara Pilkada Serentak 2015 di Babel juga menunjukkan kekalahan inkumben.
Selain Patrianusa, Zuhri M Syazali, dan Basuri, petahana di Kabupaten Bangka Selatan, Jamro H Jalil tak mampu berbuat banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/penghitungan-suara_20151209_142138.jpg)