Menariknya Kain Cual yang Kini Menjadi Identitas Bangka Belitung
Sekilas Songket Cual Bangka mirip Songket Palembang karena memiliki keterikatan nilai-nilai historis dengan Songket Palembang.
Selain itu juga membuat kain cual menggunakan bahan dasar katun (tulis dan cap), bahan sutra, juga menggunakan ATBM (alat tenun bukan mesin).
"Kadang-kadang orang menyebut kain cual itu mahal. Yang mahal itu tenun. Memang kalau ditenun dia mahal. Karena proses pembuatannya satu bulan, kadang-kadang sampai dua bulan. Kadang-kadang ada yang karena tingkat kesulitannya itu, bisa sampai enam bulan. Jadi kalau yang murah ada yang print. Itu terjangkau untuk masyarakat luas," kata Isnawati.
Kini Cual sudah masuk Metro Dept Store Jakarta pada acara Indonesian Heritage selama satu setengah bulan, bahkan Ishadi juga kembali ditawari masuk ke Metro Dept Store di Pacific Palace.
Isnawati berharap Ishadi Cual bisa bisa dikenal lebih luas lagi.
Perempuan ini bersyukur kain cual Ishadi sudah banyak dipakai petinggi negara.
Dia juga berterimakasih kepada Pemprov Babel yang sudah bermitra dengan Ishadi Cual yang menjadikannya sebagai identitas daerah.
"Alhamdulillah, kemarin istri Menpan hadir ke rumah saya memesan untuk Ibu Iriana Jokowi dan ibu-ibu menteri. Saya kaget juga," kata Isnawati. (Novita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kain-cual_20160117_113130.jpg)