Tolak TI Tower, Ratusan Massa Bakal Kepung Kantor Gubernur dan Polda Babel
Aksi damai yang bakal dilakukan di dua tempat yakni kantor Gubernur Bangka Belitung dan kantor Mapolda
Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bentuk penolakan terhadap aktifitas tambang TI apung tower di wilayah perairan Toboali Kabupaten Bangka Selatan sampai saat ini terus diteriakkan masyarakat nelayan setempat.
Rencananya, Senin (15/2/2016) nanti ratusan masyarakat nelayan termasuk perwakilan organisasi masyarakat (ormas) dari Bangka Selatan (Basel) akan menggelar aksi demo damai.
Erwandi alias Wiwid, koordinator 1 aksi demo kepada bangkapos.com mengatakan aksi damai yang bakal dilakukan di dua tempat yakni kantor Gubernur Bangka Belitung dan kantor Mapolda Bangka Belitung.
"Aksi demo damai sebagai bentuk sikap kami selaku masyarakat Basel menolak terhadap aktifitas TI tower di perairan Toboali seperti di perairan Payak Ubi, Kampung Nelayan dan Kampung Padang," kata Wiwid didampingi dua rekannya Rudi & Qodi Midahri (koordinator II aksi) saat ditemui di Mapolda Bangka Belitung, Jumat (12/2/2016) siang usai menyerahkan surat pemberitahuan aksi ke pihak Intel Mapolda Bangka Belitung.
Wiwid sendiri merasa sangat miris lantaran sebelumnya aktifitas TI tower yang berjumlah ratusan unit mengobok-obok perairan Toboali dan sekitarnya, meski sempat ditertibkan lebih dari satu kali namun aktifitas TI tower itu malah muncul kembali beraktifitas.
"Kami menduga aktifitas TI tower itu jelas dibekingi oknum aparat. Untuk itu kami meminta pak Kapolda Bangka Belitung segera menindak tegas oknum yang bermain itu. Sebab sebelumnya sempat ditertib tapi kini kembali lagi beroperasi seperti kucing-kucingan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/erwandi-alias-wiwid_20160212_133600.jpg)