Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Data Kominfo Bangka Barat, Dari 2021 sampai Sekarang Tercatat Ada 14 Titik Blank Spot

Indra Cahaya, mengatakan data tersebut masih digunakan dan belum adanya perubahan terkait daerah blank spot di Kabupaten Bangka Barat

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Barat, Indra Cahaya. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Berdasarkan data 2021 yang dimiliki oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Barat tercatat ada 14 titik blank spot.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Barat, Indra Cahaya, mengatakan data tersebut masih digunakan dan belum adanya perubahan terkait daerah blank spot di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung.

"Untuk data terbaru belum ada, kita masih menggunakan data lama karena itulah, titik-titik yang masih bermasalah kategori blank spot," kata Indra kepada Bangkapos.com, Selasa (21/4/2026).

Ia menambahkan, data tersebut juga telah mereka sampaikan ke Kementerian Komunikasi dan Digital. Sehingga diharapkan dapat ditindak lanjuti, sesegera mungkin

"Data itu telah kami sampaikan ke Komdigi. Untuk data baru, nanti ada, sementara waktu kami menggunakan data itu. Nanti kami bakal mendata lagi, kerjasama dengan pihak Telkom, mana yang sudah hilang, mana masih blank spot," terangnya.

Ia mengatakan, persoalan sinyal masih menjadi pekerjaan rumah, terbatasnya jumlah Base Transceiver Station (BTS) menara atau perangkat pemancar sinyal, menjadi pemicu susahnya sinyal.

BTS diketahui, digunakan untuk menghubungkan perangkat komunikasi seperti ponsel ke jaringan operator seluler.

"Kendala kita saat ini, memang pada pembangunan BTS. sementara data secara online sudah kami sampaikan ke Komdigi, seluruh Indonesia muaranya ke Komdigi. Itulah menjadi persoalan. 

Intinya selain BTS, saat ini perlu kabel optik, pemasangan butuh biaya tidak sedikit, menjadi target nasional mana saja daerah yang dipasang," kata Indra kepada Bangkapos.com, Selasa (21/4/2026).

Indra menambahkan, Pemkab Bangka Barat, telah melakukan kerjasama dengan PT Telkom untuk mengatasi sinyal di Bangka Barat.

"Ada kami mengambil solusi kerjasama dengan PT Telkom, mengatasi blank spot jaringan wifi menggunakan satelit. Data itu kami sampaikan ke PT Telkom, agar diakomodir, salah satu mengatasi blank spot, jaringan wifi melalui satelit," katanya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah bekerja sama dengan PT Telkom terkait jaringan di lingkungan Pemkab. 

Sementara pemasangan BTS berkaitan dengan anak perusahaan, yakni PT Telkomsel. 

"Saat ini kami telah berkirim surat, baik di kantor Pangkalpinang dan Palembang, minta bantu fasilitasi PT Telkom untuk membantu mengatasi permasalahan ini," lanjutnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Telkomsel untuk mengidentifikasi titik-titik permasalahan, terutama di Desa Simpang Yul dan daerah lainnya. Serta menargetkan dalam minggu ini sudah mendapatkan jawaban.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved