Pasir Padi, Pelepas Penat Orang Kantoran di Pangkalpinang
Pantai yang memiliki tekstur pasir pantai yang padat dan dangkal ini sejak lama menjadi tempat wisata favorit keluarga warga Pangkalpinang.
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Hendra
Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tak jauh dari pusat kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ada pantai nan menawan.
Lokasinya hanya berjarak sekitar 7 KM dari pusat kota atau hanya belasan menit dari kantor pemerintahan provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pantai yang memiliki tekstur pasir pantai yang padat dan dangkal ini sejak lama menjadi tempat wisata favorit keluarga warga Pangkalpinang.
Keunikan pasir pantai yang padat membuat pantai ini aman dilalui kendaraan bermotor tanpa takut terjebak dalam pasir.
Jika surut, pantai yang memiliki pulau kecil ditengahnya yang dikenal dengan sebutan pulau Punai, menjadi tempat bermain yang mengasyikan bagi keluarga.

Disini anak-anak bisa bermain bola ataupun mandi di pantai.
Pengunjung pun bisa bersantai sembari menikmati suasana pantai dengan ditemani kelapa muda nan segar.
Ada puluhan warung berjejer di tepi pantai yang siap menawarkan sajian kelapa muda segar.
Sejumlah meja kayu sudah tersedia bagi pengunjung yang ingin bersantai menikmati birunya air laut dan kapal-kapal yang berlabuh dimuara sungai Baturusa.

Ada taman lengkap dengan deretan pohon pinus yang dibangun Pemkot Pangkalpinang di pantai ini.
Pihak Pemkot Pangkalpinang juga membangun sejumlah pondok-pondok permanen di sini.
Sementara di tengah pantai ada penahan ombak yang dibangun untuk menahan gempuran ombak dikala air laut pasang.
"Pantai ini selalu ramai pak, paling ramai sabtu dan Minggu. Tapi kalau hari-hari biasa banyak orang kantoran yang datang bersantai. Itu yang pakai mobil itu rata-rata orang kantor," ungkap salah seorang pemilik warung, Senin (15/2).
Pantai ini memang menjadi pilihan para pekerja kantoran di Pangkalpinang untuk sekedar meredakan stres lantaran lokasinya yang dekat pusat kota.
Semilir angin laut yang menggesek dedaunan pohon cemara yang tumbuh subur di sepanjang pantai, dijamin mampu meredakan penat dan suntuk akibat beban kerja.

Jika ingin menikmati suasana pantai lebih privat, ada dua tempat makan di pantai ini yaitu Aroma Laut dan Biru Laut.
Di Biru Laut dan Aroma Laut kita bisa menikmati berbagai macam makanan khas Bangka dan Seafood sembari menikmati pemandangan pantai.
Aroma Laut sendiri merupakan rumah makan yang bangun mirip sebuah kapal besar sehingga makan disini seolah-olah sedang makan diatas kapal.
Masuk ke pantai ini juga berbilang murah, cukup membayar Rp 2000 untuk motor dan Rp 4000 untuk mobil, pengunjung bisa sepuasnya menikmati keindahan pantai ini.(wan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pasir-padi-niii_20160215_222103.jpg)