Sosok Daeng Aziz yang Tak Hanya Ditakuti di Kalijodo
Meski mengaku sebagai warga Kalijodo, Daeng Aziz tampak tak terlihat seperti warga bantaran kali pada umumnya.

Mobil Mercedes Benz yang ditumpangi tokoh masyarakat Kalijodo, Daeng Aziz saat mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta Pusat pada Senin (15/2/2016). (KOMPAS.COM/ALSADAD RUDI)
Mobilnya berwarna abu-abu dengan pelat nomor kendaraan B 471 SSH.
Aziz merupakan satu di antara tokoh masyarakat di Kalijodo.
Dia merupakan putra Sulawesi Selatan.
Miliaran Rupiah untuk Maksiat
Beginilah suasana Kalijodo, pada siang hari.
Sepi, tak banyak orang yang lalu lalang.
Sejumlah kafe di pinggir jalan yang diduga menjadi tempat prostitusi baru beroperasi pada malam hari.
Di kawasan ini berdiri rumah permanen, padahal bagi Pemerintah DKI Jakarta, kawasan ini adalah zona jalur hijau yang seharusnya terbebas dari bangunan tempat tinggal.
Pemerintah DKI Jakarta dulu sempat menggusur wilayah ini di era Gubernur Sutiyoso.
Namun, pemukiman Kalijodo muncul kembali dan tumbuh subur sebagai kawasan lokalisasi perjudian dan pelacuran.
Ditengarai, perputaran uang di Kalijodo mencapai lebih Rp 2 miliar per hari.
Rencana relokasi Kalijodo menjadi perhatian khusus Polda Metro Jaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/daeng-aziz_20160216_053654.jpg)