Jumat, 10 April 2026

Diserang Ulat Grayak, Daun Padi Petani Desa Kimak Berubah Jadi Kuning

Serbuan hama ulat grayak menyebabkan daun padi, semula tampak hijau secara tiba-tiba berubah menjadi kuning.

Editor: Hendra
Bangka Pos / Nurhayati
Wakil Gubernur Hidayat Arsani, bersama Danrem 045 Garuda Jaya Murlim Mariadi, Danlanal Babel, Bupati Bangka Tarmizi Saat, Wakil Bupati Bangka Rustamsyah, Wakapolres Bangka, melakukan penanaman perdana padi sawah, Selasa (17/4/2015) lalu di Desa Kimak Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Areal padi sawah di Desa Kimak Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka diserang ulat grayak.

Serbuan hama ulat grayak menyebabkan daun padi, semula tampak hijau secara tiba-tiba berubah menjadi kuning.

BACA: Dua Pemuda Ini Butuh Tiga Jam untuk Taklukkan Ular Saba di Bangka

Serangan ulat grayak ini meresahkan para petani yang sudah menanam padi. Mereka berharap Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka turun membantu membasmi hama ulat grayak tersebut.

Diakui Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman, penanganan hama ulat grayak ini agak telat, karena serangan sudah cukup berat, mereka baru turun.

BACA: Tak Malu, 4 Cewek ABG di Bangka Ini Jambakan di Jalan, Satu Motor Pun Terjatuh

Lambatnya penanganan serangan hama ulat grayak ini akibat pihaknya baru memperoleh informasi yang baru disampaikan para petani.

"Terakhir ini di Kimak itu ada serangan ulat grayak. Jadi kita lakukan penanganan kemarin supaya mereka hari ini harus ada penanganan serentak ulat grayak. Kita sudah bantu pestisida agar tertangani," jelas Kemas kepada bangkapos.com, Rabu (2/3/2015) di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangka.

BACA: Terungkap, Ely Sugigi Bongkar Pelapor Saipul ‘Dia Itu Sangat Terobsesi Jadi Artis’

Namun pihaknya butuh kerjasama masyarakat bersama penyuluh pertanian untuk antisipasi awal guna membasmi ulat grayak.

"Kita terus terang agak telat, dapat laporan. Serangan sudah cukup berat baru kita dapat laporan," ungkap Kemas.

BACA: Warisan Tradisi Ini Dijadikan Ajang Mesum Bebas

Dia berharap serangan ulat grayak di lahan sawah Desa Kimak ini bisa diatasi agar tanaman padi di lahan tersebut bisa tumbuh dengan baik sehingga panen.

Selain itu bencana banjir yang melanda Kabupaten Bangka juga berdampak pada hasil padi sawah di Desa Kimak yang terendam air. Pasalnya efek dari banjir tersebut menyebabkan dam pengairan padi sawah di Desa Kimak jebol.

BACA: Inilah Tips yang Membuat Wanita Selalu Mencapai “Big O” saat Bercinta

"Mereka (para petani-red) baru tanam sehingga tanaman itu rebah, sekarang mereka menanam ulang," ungkap Kemas.

//

HAI CANTIK, 6 CARA BERPAKAIAN INI BISA MENAMPILKAN KEINDAHAN PAYUDARA ANDA LHO ===> http://goo.gl/5IgRSzAda wanita...

Dikirim oleh Bangka Pos pada 2 Maret 2016
Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved